Megapolitan . 11/05/2026, 12:27 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana menyesuaikan durasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kebijakan itu diambil setelah pemerintah menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan perdana CFD pada Minggu, 10 Mei 2026.
Pada pelaksanaan awal, kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Rasuna Said berlangsung mulai pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB. Namun, berdasarkan hasil evaluasi sementara, waktu pelaksanaan dinilai perlu dipersingkat agar tidak mengganggu aktivitas warga.
Meski demikian, Pramono belum mengungkapkan secara rinci perubahan jadwal tersebut. Ia menyebut keputusan final akan diumumkan sebelum 1 Juni 2026.
"Untuk Rasuna Said, pelaksanaan Car Free Day tetap dimulai 5.30, tetapi untuk selesainya pasti akan lebih cepat dari itu," kata Pramono di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, salah satu alasan evaluasi dilakukan karena adanya keluhan masyarakat mengenai akses menuju tempat ibadah di sepanjang Jalan Rasuna Said yang terdampak selama CFD berlangsung.
Pramono menegaskan kegiatan CFD tidak boleh menghambat warga yang hendak menjalankan ibadah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah tengah mempertimbangkan penyesuaian waktu agar kepentingan masyarakat tetap terakomodasi.
"Khusus untuk Rasuna Said tentunya saya mempertimbangkan masukan, saran dari masyarakat yang akan beribadah pada hari itu," ujarnya.
Di sisi lain, Pramono menilai antusiasme masyarakat terhadap CFD Rasuna Said cukup tinggi. Kawasan tersebut ramai dipadati warga yang memanfaatkan akhir pekan untuk berolahraga dan beraktivitas di ruang publik.
Meski begitu, persoalan durasi pelaksanaan tetap menjadi perhatian utama karena dianggap memengaruhi akses menuju sejumlah lokasi ibadah di area tersebut.
"Antusiasme publiknya luar biasa. Hanya memang ada permintaan terutama dari tempat-tempat di Rasuna Said yang ada, mohon maaf, ibadahnya," ucapnya.
Tidak hanya di Rasuna Said, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan mengevaluasi jam operasional CFD di kawasan Sudirman-Thamrin. Penyesuaian itu dilakukan agar pelaksanaan CFD tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas penting masyarakat.
"Untuk Sudirman-Thamrin kami akan mulai 5.30, selesai apakah jam 10.00 atau 9.30 nanti segera kami putuskan sebelum tanggal 1 Juni ini," pungkasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media