Nasional . 11/05/2026, 07:27 WIB

Tragedi Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Meninggal Berpelukan dan Terhimpit Batu Besar

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura yang hilang di Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Kedua pendaki tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat terjangan material vulkanik saat gunung meletus.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa tim menemukan jenazah korban pada Minggu, 10 Mei 2026, pukul 13.00 WIT. Lokasi penemuan berada di koordinat 1°42'9.90"N / 127°52'48.50"E, hanya berjarak 13 meter dari titik sinyal darurat (SOS) yang ditangkap oleh Basarnas Command Center.

Kondisi di lokasi penemuan sangat memprihatinkan karena dahsyatnya dampak erupsi.

“Kedua korban ditemukan dalam satu titik yang sama dengan kondisi tubuh sudah tidak utuh akibat tertimpa batu besar saat terjadi erupsi. Korban ditemukan dalam posisi saling berpelukan dan terhimpit batu besar,” ungkap Iwan.

Kedua korban teridentifikasi bernama Heng dan Sha, warga negara Singapura. Selain mereka, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Angel juga dilaporkan menjadi korban dalam musibah ini.

Evakuasi Menegangkan di Tengah Cuaca Buruk

Proses evakuasi dari puncak Gunung Dukono berlangsung sangat dramatis. Tim penyelamat harus bertaruh nyawa menghadapi hujan lebat dan ancaman aktivitas vulkanik yang masih tinggi. Mereka membawa kantong jenazah menyusuri medan berat dari bibir gunung menuju posko induk di Desa Mamuya.

Jenazah tiba di posko pukul 17.43 WIT dan langsung dibawa ke RSUD Tobelo untuk proses autopsi. Iwan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lebih dari 150 personel gabungan yang terlibat.

“Walaupun kondisi cuaca hujan dan sangat berisiko di lapangan, tim SAR gabungan tetap bekerja tanpa mengenal lelah sehingga korban dapat ditemukan dan dievakuasi,” tegasnya.

Apresiasi dari Pemerintah Singapura

Kementerian Luar Negeri Singapura menyampaikan duka sekaligus apresiasi mendalam kepada pemerintah Indonesia. Mereka memuji kerja keras tim SAR yang tetap berupaya melakukan pencarian meski berada dalam situasi yang sangat berbahaya.

“Kementerian Luar Negeri ingin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak berwenang Indonesia, khususnya tim pencarian dan penyelamatan atas upaya mereka dalam kondisi yang sangat sulit dan berbahaya,” tulis pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Singapura.

Saat ini, Kedutaan Besar Singapura di Jakarta terus berkoordinasi dengan pihak berwenang di Tobelo untuk proses identifikasi resmi serta memfasilitasi kebutuhan keluarga korban. Dengan penemuan ini, operasi SAR di Gunung Dukono resmi ditutup.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com