Nasional . 13/05/2026, 23:20 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Menurut Ara, fleksibilitas pembayaran menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam menyiapkan kebijakan ini.
Ia juga menjelaskan debitur nantinya tetap dapat mempercepat pelunasan kredit apabila kondisi keuangan sudah memungkinkan.
Pemerintah menilai skema KPR hingga 40 tahun cocok untuk masyarakat usia muda yang baru memulai karier dan membutuhkan cicilan lebih ringan.
Kelompok yang dinilai cocok memanfaatkan skema ini:
Dengan tenor lebih panjang, besaran cicilan bulanan diharapkan menjadi lebih terjangkau sehingga akses kepemilikan rumah semakin terbuka.
Ara juga memastikan masyarakat tetap bisa mengubah tenor pinjaman di tengah masa cicilan sesuai kemampuan pembayaran masing-masing.
Menurut Ara, tujuan utama kebijakan KPR tenor 40 tahun adalah membantu masyarakat mendapatkan rumah dengan cicilan yang lebih murah dan fleksibel.
Ia menegaskan pemerintah kini fokus menyusun aturan pelaksanaan agar program tersebut dapat berjalan optimal sekaligus mendukung target penyediaan rumah terjangkau bagi masyarakat.
"Tujuan (tenor) 40 tahun kan cuma satu, membuat lebih murah. Kan gitu, supaya rakyat lebih murah (mencicil), kan mulia tujuannya. Nah, kita buatkan aturannya," kata Ara.
Skema tenor panjang dinilai menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menjawab tantangan tingginya harga rumah dan kemampuan cicilan masyarakat, khususnya generasi muda.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media