Megapolitan . 14/05/2026, 18:08 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta resmi menutup perlintasan sebidang liar di jalur antara Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta warga di sekitar rel.
Deputi 2 Daop 1 Jakarta PT KAI, Deddy Hendrady, mengatakan penutupan perlintasan liar merupakan program rutin yang dijalankan setiap tahun untuk menekan angka kecelakaan di jalur kereta.
"Sebenarnya kita sudah punya program setiap tahun ada penutupan perlintasan liar karena dari pengalaman setiap hari nih hampir ada tabrakan, bukan tabrakan ya orang-orang nabrak kereta," kata Deddy kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.
Menurut dia, mayoritas kecelakaan di perlintasan sebidang terjadi akibat pengguna jalan yang nekat menerobos rel saat kereta melintas.
"Karena ini juga perlu informasikan ke media, di internal kita kalau ada motor ditabrak kereta, itu adalah kebalikannya orang yang nabrak kereta karena kereta gak bisa menghindar gitu ya," ucapnya.
Deddy menegaskan kewenangan KAI hanya berkaitan dengan aspek keselamatan operasional kereta api. Sementara penyediaan fasilitas alternatif bagi masyarakat menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan dinas terkait.
"Di KAI itu tidak ada solusi, solusi hanya nutup aja untuk keamanan kereta api. Sedangkan solusi untuk fasilitas warga itu adalah kewenangan yang lain, seperti di Dishub dan pemda tapi kita selalu koordinasi kita akan nutup ini, tolong diinformasi diberikan fasilitas alternatif untuk penutupan ini," katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Samtopri, mendukung langkah penutupan perlintasan liar tersebut karena dinilai memiliki tingkat kerawanan yang tinggi.
"Ini kan minggu yang lalu sudah diinfokan ke kami. Saya rasa program ini bagus ya baik. Karena saya lihat perlintasan yang ini terlalu rapat," kata Samtopri.
Ia menyebut terdapat sekitar lima titik perlintasan liar yang biasa digunakan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor di kawasan tersebut.
"Ada kurang lebih 5 titik itu perlintasannya dilintasi oleh pejalan kaki dan sepeda motor," ujarnya.
Samtopri pun mengajak masyarakat mendukung program penertiban demi keselamatan bersama.
"Jadi kita sampaikan kepada masyarakat, bahwasanya program ini adalah untuk kebaikan kita semua. Nanti setelah program ini berjalan, mari kita dukung, mari kita bantu terutama PT KAI dalam menertibkan lintasan-lintasan pejalan kaki dan sepeda motor yang ada di Kebon Baru ini," ujarnya.
Penutupan yang dilakukan KAI mencakup perlintasan liar di jalur Cawang-Tebet kawasan RT 01 dan RT 03 dengan jarak antar titik sekitar 50 meter.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media