Nasional . 15/05/2026, 08:33 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang, Dukung SMAN 1 Sambas Wakili Kalimantan Barat

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat SMA di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik setelah viralnya kontroversi penilaian dewan juri dalam babak final. Di tengah keputusan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar ulang kompetisi tersebut, SMAN 1 Pontianak menyatakan tetap menghormati hasil akhir yang telah ditetapkan.

Melalui pernyataan resmi, pihak sekolah juga menyampaikan dukungan kepada SMAN 1 Sambas yang telah ditetapkan sebagai wakil Kalimantan Barat pada ajang nasional.

"SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional," kata Kepala SMAN 1 Pontianak Indang Maryati dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Jumat 15 Mei 2026.

Indang menegaskan sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat membatalkan hasil perlombaan. Menurutnya, langkah yang dilakukan hanya bertujuan meminta penjelasan terkait proses penilaian pada babak final.

Ia menjelaskan, keberatan yang disampaikan para siswa saat perlombaan berlangsung semata-mata untuk memperoleh klarifikasi atas poin yang dipersoalkan dalam penilaian juri.

"SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan," katanya.

Lebih lanjut, SMAN 1 Pontianak memastikan tidak akan ikut serta apabila pelaksanaan ulang LCC tingkat Kalbar benar-benar digelar oleh MPR RI pada 2026 mendatang.

"SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang," tegasnya.

Pihak sekolah juga menepis anggapan bahwa protes yang dilakukan bertujuan menjatuhkan pihak tertentu maupun merusak kredibilitas penyelenggara.

"Langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, SMAN 1 Pontianak turut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang muncul akibat polemik tersebut. Sekolah juga mengajak seluruh pihak menyelesaikan persoalan dengan semangat kebersamaan.

"SMAN 1 Pontianak memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi, serta mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan," ucapnya.

Pihak sekolah pun berharap suasana pendidikan tetap kondusif dan nyaman bagi para peserta didik.

"Sampai jumpa di LCC 4 Pilar 2027," katanya.

Sebelumnya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengumumkan keputusan untuk menggelar ulang final LCC 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat usai polemik penjurian menjadi sorotan publik. Keputusan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com