Internasional . 15/05/2026, 22:12 WIB

Trump Keluarkan Pernyataan Keras soal Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak 3 Persen!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id – Harga minyak dunia melonjak lebih dari 3 persen pada perdagangan Jumat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesabarannya terhadap Iran mulai habis.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap situasi keamanan di sekitar Selat Hormuz yang hingga kini masih memanas.

Kenaikan harga minyak juga terjadi karena belum adanya perkembangan signifikan terkait kesepakatan perdamaian untuk mengakhiri serangan dan penyitaan kapal di jalur pelayaran strategis tersebut.

Kontrak minyak mentah Brent tercatat naik sebesar 3,3 persen atau bertambah 3,47 dolar AS menjadi 109,19 dolar AS per barel pada pukul 09.25 GMT.

Sementara itu, kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat meningkat 3,7 persen atau naik 3,72 dolar AS menjadi 104,89 dolar AS per barel.

Harga Minyak Menguat Sepanjang Pekan

Sepanjang pekan ini, harga minyak terus menunjukkan penguatan. Minyak Brent tercatat naik sekitar 7,8 persen, sedangkan minyak WTI melonjak hingga 9,9 persen akibat ketidakpastian situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Pasar global masih menyoroti rapuhnya upaya gencatan senjata dalam konflik Iran yang berdampak langsung terhadap jalur distribusi energi dunia.

Trump dan Xi Jinping Bahas Iran dan Selat Hormuz

Setelah melakukan pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping, Donald Trump mengatakan keduanya sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan harus membuka kembali Selat Hormuz.

Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya mulai kehilangan kesabaran terhadap Teheran.

“Fokus pasar kembali pada kebuntuan dan blokade Selat Hormuz, dengan risiko peningkatan eskalasi militer,” kata pendiri penyedia analisis pasar minyak Vanda Insights, Vandana Hari.

Meski demikian, Presiden Xi Jinping tidak memberikan komentar langsung terkait pembicaraannya dengan Trump mengenai Iran.

Namun, Kementerian Luar Negeri China mengeluarkan pernyataan terkait konflik tersebut.

“Konflik ini, yang seharusnya tidak pernah terjadi, tidak memiliki alasan untuk berlanjut,” kata kementerian tersebut.

Aktivitas Kapal di Selat Hormuz Mulai Meningkat

Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut sebanyak 30 kapal telah melintasi Selat Hormuz sejak Rabu malam hingga Kamis.

Jumlah tersebut memang masih jauh dibandingkan kondisi normal sebelum konflik yang mencapai sekitar 140 kapal per hari.

Namun, angka itu menunjukkan peningkatan aktivitas pelayaran jika dibandingkan beberapa pekan terakhir.

Analis PVM, Tamas Varga, mengatakan peningkatan jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz saat ini lebih memengaruhi sentimen pasar dibanding keseimbangan pasokan minyak secara langsung.

“Semakin banyak kapal yang melewati Selat Hormuz… meskipun saat ini hal ini memiliki dampak yang lebih nyata pada sentimen daripada pada keseimbangan minyak sebenarnya,” kata dia.

Sementara itu, perusahaan analisis perkapalan Kpler melaporkan sebanyak 10 kapal melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan beberapa minggu sebelumnya yang hanya berkisar lima hingga tujuh kapal per hari.

Pasar Tunggu Perkembangan Konflik Timur Tengah

Pelaku pasar energi global kini terus memantau perkembangan hubungan Amerika Serikat, Iran, dan negara-negara lain yang terlibat dalam konflik kawasan.

Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait keamanan Selat Hormuz, masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga minyak dunia.

Selain itu, pasar juga menunggu realisasi kerja sama perdagangan energi antara Amerika Serikat dan China setelah Trump menyebut China tertarik membeli minyak dari Amerika Serikat.


           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com