Pendidikan . 16/05/2026, 21:00 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Berikut syarat pendaftaran STMKG:
Warga Negara Indonesia
Sehat jasmani dan rohani
Tidak buta warna
Pengguna kacamata diperbolehkan dengan batas minus tertentu
Bersedia melakukan LASIK jika diterima
Usia 15–23 tahun
Belum menikah
Bebas narkoba
Tidak sedang terikat dinas
Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita
Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia
STMKG cocok bagi siswa yang memiliki kemampuan akademik kuat di bidang Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 diperkirakan dibuka pada akhir Mei hingga awal Juni 2026.
Seluruh proses dilakukan secara online melalui portal resmi Portal Sekolah Kedinasan BKN.
Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
Buka situs resmi dikdin.bkn.go.id
Klik menu “Buat Akun”
Masukkan data diri seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, dan tanggal lahir
Unggah pas foto sesuai ketentuan
Cetak Kartu Informasi Akun
Login kembali dan pilih sekolah kedinasan yang diminati
Lengkapi biodata dan unggah dokumen persyaratan
Periksa kembali seluruh data
Klik “Akhiri Pendaftaran”
Peserta disarankan mempersiapkan dokumen sejak jauh hari agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Salah satu alasan sekolah kedinasan selalu diminati adalah karena biaya pendidikan gratis dan peluang karier yang lebih terjamin.
Lulusan STIS maupun STMKG berpeluang besar langsung diangkat menjadi CPNS dan ditempatkan di instansi pemerintah sesuai kebutuhan negara.
Karena itu, persaingan masuk sekolah kedinasan tetap ketat meskipun tes fisiknya lebih ringan dibanding sekolah kedinasan lain.
Calon peserta disarankan fokus meningkatkan kemampuan akademik, terutama Matematika, Bahasa Inggris, dan kemampuan logika karena aspek tersebut menjadi penilaian utama dalam proses seleksi.
Bagi siswa yang ingin masa depan lebih terarah tanpa harus menghadapi tes fisik ekstrem, STIS dan STMKG bisa menjadi pilihan terbaik untuk sekolah kedinasan 2026.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media