Nasional . 17/05/2026, 11:05 WIB

Prabowo Sebut Program MBG Putar Ekonomi Desa hingga Rp10,8 Miliar per Tahun

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id -  Presiden Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa.

Menurut Prabowo, program tersebut mampu menciptakan perputaran uang miliaran rupiah setiap tahunnya di desa-desa karena melibatkan petani, peternak, hingga pelaku usaha lokal sebagai pemasok kebutuhan pangan.

“Kita bikin MBG. Mendasar. Artinya adalah bahwa tiap hari di desa beredar uang,” ujar Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam penjelasannya, Prabowo memaparkan simulasi perputaran ekonomi dari program tersebut. Ia menyebut jika ada 3.000 penerima manfaat dengan nilai makan Rp15 ribu per porsi, maka uang yang beredar setiap hari mencapai Rp45 juta.

“Rp15.000 kali 3.000, Rp45 juta tiap hari,” katanya.

Presiden kemudian menghitung total perputaran dana itu dalam satu bulan hingga satu tahun. Dengan asumsi program berjalan selama 20 hari per bulan, maka uang yang beredar mencapai sekitar Rp900 juta per bulan atau Rp10,8 miliar dalam setahun.

"Sebelum ada MBG, kita kirim Rp1 miliar dana desa. Dengan MBG, kita tambah sekitar Rp10 miliar,” ungkapnya.

Menurut Prabowo, dampak ekonomi itu akan langsung dirasakan masyarakat desa karena kebutuhan bahan pangan dipenuhi dari hasil produksi lokal.

“Di satu desa ada Rp10,8 miliar yang beredar. Artinya, peternak lele bisa menjual hasilnya, petani bawang merah bisa terjual, pembuat tempe mendapat pembeli, penjual telur juga hidup. Semua produsen di desa itu bergerak,” ujarnya.

Ia juga menilai skema tersebut dapat memangkas biaya distribusi karena pasar tersedia langsung di wilayah desa masing-masing.

“Dan kita bisa memangkas biaya logistik. Tidak perlu jauh-jauh ke pasar, karena pasarnya ada di desa sendiri. Ini adalah dampak dari MBG. Sekian ratus triliun akan beredar di desa-desa, kelurahan, kabupaten, ratusan triliun,” kata Prabowo.

Prabowo menambahkan, Program MBG yang dipadukan dengan Koperasi Desa Merah Putih diyakini mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong kebangkitan ekonomi nasional.

“MBG ditambah dengan Koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita. Sekarang saya kira secara jujur para kepala desa, para bupati, sudah mulai merasakan. Ke depan akan lebih merasakan,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo mengakui program berskala besar tetap memiliki tantangan dalam pelaksanaannya dan perlu terus dievaluasi.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan agar tidak menyalahgunakan kewenangan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com