Nasional . 20/05/2026, 21:16 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah akan memangkas pagu program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp67 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Dengan pemangkasan tersebut, total outlook anggaran MBG hingga akhir tahun turun dari sebelumnya Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
Kebijakan ini disebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar program MBG berjalan lebih efisien dan tepat sasaran.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
“Angka saya Rp268 triliun itu masih sementara. Angkanya itu dulu, tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut,” kata Purbaya.
Menurut Purbaya, Presiden Prabowo saat ini tengah melakukan evaluasi besar terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah ingin memastikan penggunaan anggaran negara untuk program tersebut benar-benar efisien dan tidak terjadi pemborosan.
Karena itu, pemerintah membuka peluang adanya penghematan tambahan dalam pelaksanaan program MBG ke depan.
“Jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang,” ujar Purbaya.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Namun sejak awal pelaksanaannya, program tersebut juga menjadi sorotan karena membutuhkan anggaran sangat besar di tengah tekanan fiskal pemerintah.
Kementerian Keuangan mencatat realisasi anggaran program MBG hingga 30 April 2026 telah mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari pagu awal sebesar Rp335 triliun.
Dengan penggunaan anggaran tersebut, program MBG diklaim telah menjangkau sekitar 61,96 juta penerima manfaat di berbagai daerah Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media