Megapolitan . 20/05/2026, 19:54 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan agar pihak yang memperjualbelikan Jakcard atau kartu layanan transportasi gratis milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di media sosial dapat ditindak tegas.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono usai muncul dugaan praktik penjualan kartu layanan transportasi gratis melalui platform X.
“Saya kebetulan mengikuti dan saya meminta untuk siapa pun yang melakukan itu, termasuk kalau kemudian ada indikasi keterlibatan orang dalam, maka saya minta untuk diambil tindakan yang tegas,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menegaskan sistem layanan transportasi di Jakarta dijalankan secara transparan dan terbuka, termasuk terkait distribusi kartu layanan gratis bagi masyarakat.
“Karena sekarang ini bagian dari transparansi untuk pengaturan sistem transportasi di Jakarta, termasuk kartu yang dimiliki itu dilakukan secara transparan dan terbuka,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, akun X bernama @lalaputriis diduga menawarkan Jakcard layanan transportasi gratis milik Pemprov DKI Jakarta kepada masyarakat dengan harga tertentu.
Kartu tersebut diketahui merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah daerah kepada 15 golongan masyarakat agar dapat menggunakan layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta secara cuma-cuma.
Dalam unggahannya, akun tersebut disebut mengklaim memiliki stok terbatas dan meminta calon pembeli melakukan transfer terlebih dahulu untuk mendapatkan kartu tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media