Internasional . 20/05/2026, 17:51 WIB

Situasi Memanas! Iran Siapkan Hadiah Rp950 Miliar untuk Bunuh Donald Trump dan Netanyahu

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah parlemen Iran dilaporkan tengah membahas rancangan undang-undang kontroversial yang menawarkan hadiah fantastis bagi siapa pun yang berhasil membunuh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Nilai hadiah yang dibahas disebut mencapai EUR 50 juta atau setara sekitar Rp950 miliar. Langkah ini dinilai menjadi salah satu eskalasi paling serius dalam konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Informasi tersebut diungkap Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi. Ia menyebut parlemen sedang menyusun aturan bertajuk “Counter-Action by the Military and Security Forces of the Islamic Republic”.

Rancangan aturan itu disebut akan melegalkan pemberian hadiah kepada individu maupun kelompok yang melakukan pembunuhan terhadap Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.

Menurut laporan media Iran Wire dan The Telegraph UK, voting terhadap rancangan undang-undang tersebut dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Proposal itu disebut sebagai respons atas serangan ke Teheran pada Februari lalu yang diklaim menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Ebrahim Azizi bahkan secara terbuka menyebut Donald Trump, Benjamin Netanyahu, dan Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper sebagai target aksi balasan Iran.

“Trump, Netanyahu, dan Komandan CENTCOM Brad Cooper harus menjadi target untuk tindakan balasan,” ujar Azizi seperti dikutip media Iran.

Pernyataan keras juga datang dari anggota Komisi Keamanan Nasional Iran lainnya, Mahmoud Nabavian. Ia mengatakan parlemen Iran akan segera melakukan voting terkait hadiah bagi pihak yang berhasil “mengirim Trump dan Netanyahu ke neraka”.

Kelompok Siber Iran Ikut Ancam Trump

Situasi semakin panas setelah media pro-pemerintah Iran, Masaf, mengklaim rezim Iran telah menyiapkan dana USD 50 juta untuk operasi bertajuk “Kill Trump”.

Tak hanya itu, kelompok peretas yang disebut didukung Iran bernama Handala juga mengaku mengalokasikan dana besar untuk operasi terhadap Trump dan Netanyahu.

Kelompok tersebut menyebut hadiah akan diberikan kepada siapa pun yang melakukan aksi nyata terhadap kedua pemimpin dunia itu.

Ancaman ini disebut sebagai balasan atas keputusan Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang sebelumnya menawarkan hadiah USD 10 juta untuk informasi mengenai anggota kelompok Handala.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com