Ekonomi . 22/05/2026, 20:36 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sangat optimistis bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menguat pada pekan depan.
Perbaikan fundamental ekonomi nasional yang terus berjalan menjadi motor penggerak utama optimisme tersebut. Menkeu memperkirakan pergerakan indeks acuan pasar modal Indonesia ini berpotensi melesat tinggi setelah sebelumnya sempat tertahan di kisaran level 5.900.
"Saya pikir sih, kalau lihat dari teknikalnya sih, minggu depan udah lari kencang," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Purbaya juga meminta para pelaku pasar dan investor tidak perlu cemas memikirkan gejolak jangka pendek di pasar ekuitas. Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus memperkuat stabilitas ekonomi nasional ke depan demi menjaga iklim investasi yang kondusif.
Menteri Keuangan menegaskan bahwa momentum pembalikan arah atau rebound indeks saham domestik sebenarnya hanya tinggal menunggu waktu saja. Indikator fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih menunjukkan kinerja yang sangat baik dan solid. Oleh karena itu, penurunan yang sempat terjadi sebelumnya tidak mencerminkan kondisi riil perekonomian nasional.
"Jadi tinggal tunggu waktu aja sampai, enggak lama kalau enggak salah, sampai harga IHSG akan rebound lagi," katanya menambahkan.
Lebih lanjut, Purbaya memaparkan teori dasar investasi di mana pergerakan harga saham pada akhirnya akan selalu mengikuti kualitas fundamental perusahaan dan kondisi makroekonomi secara keseluruhan. Ketika roda ekonomi berputar lebih cepat, maka tingkat keuntungan emiten otomatis ikut mengerek naik.
"Itu akan dimulai oleh fundamental perekonomian. Kalau ekonominya bagus, profitability juga meningkat. Jadi harusnya sih, enggak mungkin kalau perusahaannya untung, sahamnya jatuh. Berarti, undervalued, beli aja pasti untungnya," ujar Purbaya.
Kondisi riil di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore langsung merespons positif sinyal-sinyal perbaikan tersebut. IHSG resmi menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau berkat dorongan kuat dari aksi beli pada saham-saham sektor energi dan barang baku (basic materials).
Berikut adalah detail data perdagangan penutupan bursa pada sore ini:
Keberhasilan indeks saham mendarat di level 6.162,05 tergolong sangat impresif. Pasalnya, atmosfer perdagangan pada hari ini sempat diselimuti tekanan jual yang cukup tinggi pada sesi-sesi awal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media