Nasional . 24/05/2026, 21:39 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Selain membahas soal pangan, Prabowo juga kembali menyoroti pengelolaan kekayaan nasional yang menurutnya harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Indonesia.
Ia menegaskan pemerintah tidak ingin kekayaan Indonesia terus-menerus dimanfaatkan oleh pihak tertentu maupun negara asing.
“Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu,” ujarnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa persoalan kebocoran kekayaan negara masih menjadi tantangan besar yang harus segera dihentikan.
“Kita akan berbuat apa saja yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran kekayaan rakyat Indonesia,” tegasnya.
Menurut Prabowo, seluruh sumber daya alam Indonesia harus dikelola secara mandiri dan hasilnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir kelompok.
Dalam kunjungannya ke Kebumen, Prabowo juga tampak ikut turun langsung ke area tambak udang modern. Mengenakan kemeja safari cokelat dan topi biru tua, ia membantu para penambak menarik jala berisi udang vaname hasil panen.
Suasana panen berlangsung meriah ketika jala yang ditarik penuh dengan udang berukuran besar. Setelah itu, Prabowo melanjutkan agenda dengan memberikan sambutan di tenda dekat lokasi tambak.
Tambak modern BUBK Kebumen sendiri merupakan proyek budidaya udang yang telah berjalan selama tiga tahun. Kawasan tersebut sebelumnya diresmikan oleh Joko Widodo bersama Ganjar Pranowo pada 9 Maret 2023.
Pemerintah berharap proyek budidaya udang modern seperti di Kebumen dapat menjadi contoh pengembangan sektor perikanan nasional yang produktif dan mampu meningkatkan ekspor Indonesia di masa depan. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media