Nasional . 25/05/2026, 16:55 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak generasi muda untuk lebih siap menghadapi tantangan global, mulai dari krisis iklim hingga ketegangan geopolitik dunia.
Ajakan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri Seminar Nasional “Young Leadership for Sustainable Future: Kepemimpinan Muda Menjawab Tantangan Krisis dan Pembangunan Berkelanjutan” di Universitas Pamulang, Senin, 25 Mei 2026.
Dalam sambutannya, AHY menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memahami dinamika global yang terus berkembang dan penuh tantangan.
“Saya mengajak generasi muda untuk benar-benar memahami dinamika dunia saat ini dan ke depan. Banyak tren global yang harus kita antisipasi dan mitigasi bersama,” ujar AHY.
Ia menyoroti kondisi geopolitik dunia yang memicu konflik dan perang di sejumlah wilayah, yang berdampak langsung terhadap sektor energi, pangan, hingga perdagangan internasional.
Selain persoalan geopolitik, AHY juga mengingatkan ancaman perubahan iklim dan pemanasan global yang semakin nyata dirasakan berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Kita tahu hari ini bumi terus mengalami ancaman serius akibat perubahan iklim, krisis iklim, maupun pemanasan global,” katanya.
Menurut AHY, Indonesia memiliki pengalaman panjang menghadapi berbagai bencana alam yang tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga kerugian ekonomi dan sosial yang besar.
Karena itu, ia menilai Indonesia tidak boleh hanya menjadi bangsa yang mampu bertahan menghadapi tantangan global, melainkan harus tumbuh menjadi negara yang unggul dan kompetitif.
“Kita ingin menjadi bangsa pemenang dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, karena kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas utama,” tuturnya.
Meski demikian, AHY menegaskan pembangunan ekonomi tetap harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan agar tidak menimbulkan kerusakan yang berdampak pada generasi mendatang.
Ia menjelaskan pemerintah saat ini terus mendorong pengurangan emisi karbon melalui langkah dekarbonisasi di berbagai sektor, mulai dari industri, transportasi, hingga energi.
Selain itu, pemerintah juga mempercepat elektrifikasi kendaraan serta pengembangan energi baru dan terbarukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
AHY turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai.
Menurutnya, pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial menjadi bagian penting dalam membangun masa depan Indonesia yang berkelanjutan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media