Nasional . 26/05/2026, 19:57 WIB

Calon Hakim Agung 2026: KY Loloskan 36 Nama ke Tahap Seleksi Kesehatan dan Kepribadian

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Komisi Yudisial (KY) secara resmi mengumumkan hasil seleksi kualitas dalam proses rekrutmen hakim tinggi terbaru. Lembaga pengawas peradilan ini meloloskan 36 calon hakim agung untuk melaju ke tahap seleksi kesehatan dan kepribadian.

Tidak hanya itu, panitia seleksi juga meloloskan empat calon hakim ad hoc HAM serta dua calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi (Tipikor) Mahkamah Agung (MA) pada periode rekrutmen tahun ini.

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Prof. Dr. Andi Muhammad Asrun memastikan bahwa tim penguji menjalankan proses penilaian ini secara objektif dan mendalam. Pihak lembaga menyaring setiap berkas serta kompetensi peserta dengan standar yang ketat demi menyaring figur terbaik.

“Ini adalah penilaian paripurna, penilaian yang komprehensif, dan alhamdulillah hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan dari para peserta,” kata Asrun dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Jadwal Tes Lanjutan dan Latar Belakang Peserta yang Lolos

Para peserta yang berhasil melewati seleksi kualitas ini akan segera menghadapi tantangan berikutnya. KY mengagendakan tes kesehatan serta seleksi kepribadian (profile assessment) yang akan berlangsung pada tanggal 3 hingga 5 Juni 2026 mendatang.

Komisioner KY, Anita Kadir membacakan rincian bahwa para peserta yang lolos seleksi calon hakim agung kali ini memiliki latar belakang profesi yang sangat beragam. Mereka datang dari berbagai unsur ahli, mulai dari perwakilan hakim tinggi, jajaran pejabat internal Mahkamah Agung, kalangan akademisi, advokat berpengalaman, hingga praktisi konsultan pajak.

Pada kamar pidana, sejumlah figur populer dan pejabat teras berhasil mengamankan posisi kelulusan. Beberapa nama besar yang berhak melaju ke tahap berikutnya antara lain:

  • Albertina Ho (Ketua Pengadilan Tinggi Samarinda)
  • Bambang Myanto (Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI)
  • Sugiyanto (Sekretaris Mahkamah Agung)
  • Samsul Arif (Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Hukum dan Peradilan MA)

Sementara itu, untuk pengisian posisi di kamar tata usaha negara khusus pajak, para peserta yang lolos didominasi oleh kombinasi keahlian dari unsur hakim pajak, akademisi, serta konsultan pajak.

Panitia juga mengumumkan nama-nama yang lolos untuk kategori hakim ad hoc. Untuk posisi calon hakim ad hoc HAM Mahkamah Agung, empat peserta yang berhasil membuktikan kualitasnya adalah Edwin Partogi Pasaribu, Hendra, Roki Panjaitan, dan Ventje Bulo. Sedang untuk posisi calon hakim ad hoc Tipikor, dua nama yang berhak melaju adalah Andreas Eno Tirta Kusuma dan Sudiyo.

KY Undang Partisipasi Publik untuk Menilai Rekam Jejak Calon

Demi menjaga transparansi dan keadilan, Komisi Yudisial mengajak Anda dan seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengawal proses rekrutmen ini. KY membuka kesempatan luas bagi publik untuk memberikan masukan, kritik, atau informasi berharga mengenai rekam jejak para peserta yang lolos. Masyarakat dapat menyoroti poin penting seperti integritas, kapasitas keilmuan, perilaku keseharian, hingga karakter mendasar dari para kandidat.

Komisioner KY, Abhan menjelaskan mengapa keterlibatan masyarakat ini menjadi sangat krusial bagi penilaian akhir tim seleksi.

“Di dalam tes seleksi kesehatan dan kepribadian itu ada komponen soal rekam jejak,” kata Komisioner KY Abhan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com