Nasional . 26/05/2026, 22:10 WIB

Gunung Semeru Lima Kali Erupsi, Tinggi Letusan Capai 1.000 Meter!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali meningkat. Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami erupsi sebanyak lima kali dengan tinggi letusan mulai dari 600 meter hingga 1.000 meter di atas puncak pada Selasa, 26 Mei 2026 pagi.

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan lereng perlu meningkatkan kewaspadaan ekstra. Pihak berwenang meminta warga memantau pergerakan abu vulkanik serta mematuhi batas aman yang telah ditetapkan petugas.

Kronologi Lengkap Rentetan Erupsi Gunung Semeru

Petugas mencatat rangkaian letusan ini terjadi dalam waktu yang berdekatan sejak dini hari hingga menjelang siang hari.

"Erupsi pertama terjadi pada pukul 01.05 WIB dengan tinggi kolom letusan abu vulkanik teramati sekitar 600 meter di atas puncak," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Berikut adalah rincian data teknis dari lima letusan beruntun tersebut:

  • Erupsi I (01.05 WIB): Tinggi kolom abu 600 meter, warna putih hingga kelabu, intensitas tebal mengarah ke barat. Amplitudo maksimum 21 mm dengan durasi seismograf 128 detik.
  • Erupsi II (05.31 WIB): Tinggi kolom abu 900 meter, warna putih hingga kelabu, intensitas tebal mengarah ke barat. Amplitudo maksimum 12 mm dengan durasi seismograf 122 detik.
  • Erupsi III (05.54 WIB): Tinggi kolom abu 800 meter (4.476 meter di atas permukaan laut/mdpl), warna putih hingga kelabu, intensitas tebal mengarah ke barat. Amplitudo maksimum 13 mm dengan durasi seismograf 122 detik.
  • Erupsi IV (06.28 WIB): Tinggi kolom abu 1.000 meter, warna putih hingga kelabu, intensitas tebal mengarah ke barat daya dan barat. Amplitudo maksimum 17 mm dengan durasi seismograf 109 detik.
  • Erupsi V (08.37 WIB): Tinggi kolom abu 700 meter, warna putih hingga kelabu, intensitas tebal mengarah ke barat laut. Amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi seismograf 142 detik.

Status Level III (Siaga): Ini Rekomendasi Jarak Aman Bagi Warga

Hingga saat ini, aktivitas vulkanik dari gunung api setinggi 3.676 mdpl ini masih berada pada Status Level III (Siaga). Menanggapi kondisi darurat tersebut, Sigit menjelaskan sejumlah rekomendasi penting demi keselamatan masyarakat sekitar.

Petugas melarang keras warga melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi. Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh beraktivitas pada radius 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena wilayah tersebut berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Pihak Pos Pengamatan meminta masyarakat sekitar untuk terus mewaspadai potensi bahaya sekunder yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Ancaman tersebut meliputi awan panas, guguran lava, dan juga terjangan lahar dingin.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ujarnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com