Internasional . 27/05/2026, 22:20 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Berdasarkan data kantor media pemerintah Palestina yang dirilis pada Senin, tentara Israel telah membunuh sekitar 1.200 warga Palestina di Tepi Barat. Selain itu, lebih dari 12.600 orang mengalami luka-luka, sementara sekitar 33.000 warga lainnya mengungsi akibat situasi konflik yang terus meningkat.
Di Betlehem, warga Palestina tetap melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Manger yang berada di pusat kota.
Mufti Betlehem, Sheikh Abdul Majid Amarna, menyampaikan pesan keteguhan dalam khutbah Idul Adha tahun ini.
“Pesan Idul Adha tahun ini adalah bahwa bangsa ini tidak dapat dicabut atau dikendalikan meskipun ada upaya dari musuh-musuhnya,” katanya kepada Anadolu di sela-sela salat.
“Rakyat Palestina telah melakukan pengorbanan besar dan akan tetap teguh meskipun ada kebijakan pembatasan dan pengepungan,” lanjutnya.
Idul Adha tahun ini berlangsung ketika ribuan warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza masih menghadapi tekanan akibat perang, blokade, dan eskalasi militer Israel yang terus berlanjut.
Bagi umat Muslim di seluruh dunia, Eid al-Adha atau Idul Adha diperingati sebagai momen mengenang kesediaan Nabi Ibrahim, yang juga dikenal sebagai Abraham dalam tradisi Kristen dan Yahudi, untuk mengorbankan putranya atas perintah Tuhan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media