Nasional . 27/05/2026, 18:55 WIB

Polemik Sapi Kurban Prabowo Makin Panas, Menkeu dan Istana Beri Pernyataan Berbeda

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Juri menambahkan, seluruh sapi dibeli dari peternak lokal di berbagai daerah. Langkah tersebut disebut sekaligus untuk mendukung peternak dalam negeri dan menggerakkan ekonomi daerah menjelang Idul Adha.

Pemerintah juga mengungkapkan bahwa harga sapi yang dibeli berbeda-beda tergantung ukuran, bobot, dan lokasi pembelian. Secara keseluruhan, total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp100 miliar.

“Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi,” kata Juri.

Pengadaan ribuan sapi kurban ini langsung menjadi perhatian publik karena nilainya yang fantastis. Di media sosial, sebagian masyarakat mempertanyakan transparansi sumber dana dan penggunaan APBN untuk bantuan kurban Presiden.

Meski begitu, pemerintah menegaskan bahwa program bantuan kemasyarakatan tersebut memang sudah menjadi bagian dari agenda sosial kenegaraan setiap momentum Idul Adha.

Dengan adanya perbedaan pernyataan dari pejabat pemerintah, publik kini menunggu penjelasan resmi terkait detail penggunaan anggaran dan mekanisme pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo tahun 2026. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com