Megapolitan . 27/05/2026, 10:30 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno optimistis masyarakat dapat merayakan Idul Adha 1447 Hijriah serta melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara tertib dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya sangat yakinlah, masyarakat kita ini sudah sangat tahu bagaimana cara menyembelih, karena juga menyembelih itu bukan sembarangan. Saya yakin akan berjalan lancar," kata Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 27 Mei 2027.
Menurut Rano, Idul Adha merupakan tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan umat Muslim di Indonesia, termasuk di Jakarta. Karena itu, ia meyakini masyarakat telah memahami tata cara pelaksanaan kurban yang baik, tertib, dan tetap memperhatikan lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengajak masyarakat serta panitia kurban menerapkan konsep EcoQurban pada pelaksanaan Iduladha tahun ini.
Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menjelaskan EcoQurban merupakan praktik penyelenggaraan pemotongan hewan kurban yang memperhatikan aspek kebersihan dan pengelolaan lingkungan sejak proses penyembelihan hingga distribusi daging kepada masyarakat.
Menurut Dudi, sekitar 68 ribu hewan kurban diperkirakan akan disembelih di Jakarta selama Idul Adha 1447 Hijriah. Jumlah tersebut berpotensi menghasilkan limbah cukup besar, mulai dari darah, sisa organ tubuh, hingga tingginya penggunaan air dalam proses penyembelihan dan pembersihan.
Ia menyebut setiap ekor hewan kurban membutuhkan sekitar 500 hingga 1.000 liter air untuk proses pembersihan.
Selain itu, produksi daging juga memiliki jejak penggunaan air atau water footprint yang tinggi, yakni sekitar 15 meter kubik air untuk menghasilkan 1 kilogram daging sapi.
Karena itu, DLH DKI Jakarta menekankan pentingnya pengelolaan limbah kurban secara tepat agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan maupun penumpukan sampah selama momentum Idul Adha berlangsung.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media