Megapolitan . 28/05/2026, 13:47 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, memimpin langsung proses penyembelihan hewan kurban milik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2026.
Sapi kurban milik Presiden Prabowo dengan bobot sekitar 1,3 ton menjadi hewan pertama yang disembelih. Setelah itu, penyembelihan dilanjutkan dengan sapi kurban milik Wakil Presiden Gibran yang memiliki bobot sekitar 1,2 ton.
Pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini, jumlah hewan kurban di Masjid Istiqlal meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing dipotong untuk didistribusikan kepada masyarakat.
Sebelum proses penyembelihan dimulai, Nasaruddin Umar memberikan arahan kepada seluruh panitia dan tim jagal agar mengutamakan keselamatan kerja selama pelaksanaan kurban berlangsung.
"Mohon ketua panitia dikontrol betul, menyembelih dalam keadaan semuanya full team, siap semuanya. Kita ingin hari ini zero accident, tidak ada kecelakaan,” ujar Nasaruddin di area Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2026.
Menag kemudian memimpin doa dan mengumandangkan takbir saat penyembelihan dimulai. Proses berlangsung tertib dan sesuai syariat, sementara kedua sapi kurban Presiden dan Wakil Presiden terlihat tenang ketika ditidurkan oleh tim jagal.
Menurut Nasaruddin, peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini cukup signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tahun lalu sapi hanya 45 ekor, kambingnya 65 ekor. Jumlah kilogramnya juga meningkat, kurang lebih 10.000 kilogram atau 10 ton,” paparnya.
Ia menjelaskan, seluruh daging kurban nantinya akan disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai organisasi kemasyarakatan, yayasan, hingga pondok pesantren.
"Hak yang diberikan kepada Istiqlal untuk didistribusikan kepada masyarakat luas sebanyak 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing,” kata Nasaruddin.
Terkait hewan kurban dari Presiden Prabowo, Nasaruddin menegaskan tidak ada persoalan apabila kepala negara juga menyalurkan hewan kurban ke lokasi lain.
"Iya, jadi saya kira sudah kemarin kita sudah jelaskan, bahwa Bapak Presiden itu sudah kita terima hewan kurbannya di Istiqlal. Kalau Bapak Presiden mau memberikan ke tempat lain itu nggak ada masalah,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga menyampaikan makna Idul Adha yang menurutnya memiliki tujuan serupa dengan Idul Fitri, yakni memastikan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.
"Kita tujuannya Idul Kurban itu sama dengan Idul Fitri. Kata Rasulullah SAW tidak boleh ada orang yang kelaparan, tidak makan pada hari raya Id,” katanya.
"Zakat fitrah bertujuan untuk semua harus kenyang pada Hari Raya Idul Fitri dengan cara mengkonsumsi karbohidrat. Untuk Idul Adha pasangannya adalah protein hewani. Diharapkan pada bulan-bulan kurban ini tidak ada orang yang tidak mengkonsumsi daging,” tambahnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media