Pendidikan . 28/05/2026, 17:55 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id – Universitas Padjadjaran (Unpad) membawa kabar gembira bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke jenjang S2, S3, maupun spesialis. Untuk mendukung pembiayaan mahasiswa program pascasarjana, Unpad menyediakan sejumlah beasiswa yang bisa dimanfaatkan oleh calon pendaftar.
Beasiswa tersebut adalah Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran (BUPP) bagi pendaftar fast track S2-S3, Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) bagi pendaftar S3, Beasiswa Guruku bagi guru yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, serta Unpad ASEAN Scholarship (UAS) bagi WNA di negara-negara ASEAN termasuk Timor Leste.
Langkah ini berjalan beriringan dengan komitmen kampus dalam memperkuat budaya penelitian dan menuju pusat pendidikan dan pengetahuan berkelas dunia. Universitas Padjadjaran membuka beberapa program studi baru di tingkat pascasarjana dengan melihat kondisi yang dibutuhkan di masyarakat serta kebermanfaatannya di masa kini dan masa mendatang.
Saat ini, Unpad membuka beberapa program studi baru jenjang pascasarjana, terdiri dari Magister (S2) Hubungan Internasional, Magister (S2) Ilmu dan Teknologi Pangan, Doktor (S3) Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan dan Doktor (S3) Fisika.
Di Fakultas Kedokteran, Unpad membuka program studi Spesialis (Sp1) Gizi Klinik, serta Subspesialis (Sp2) Patologi Klinik, Sp2 Dermatologi, Venereologi dan Estetika, Sp2 Ilmu Kesehatan Mata dan Sp2 Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi.
“Selaras dengan keinginan menuju pusat pendidikan dan pengetahuan berkelas dunia maka program pascasarjana diharapkan dapat memberi inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat. Diperlukan riset untuk menghasilkan inovasi tersebut, dan prodi pascasarjana yang dibuka diharapkan bisa turut memperkuat peran unpad sebagai pusat pengetahuan. Prodi yang sudah ada saat ini juga akan semakin diperkuat untuk menuju arah yang sama,” ujar Direktur Akademik Unpad, Prof. Aliya Nur Hasanah, Selasa 26 Mei 2026.
Prof. Aliya menjelaskan, untuk prodi Sp1 dan Sp2, pembukaan prodi terkait dengan kebutuhan bidang kesehatan terhadap tingginya beban penyakit . Perkembangan teknologi medis dan kasus penyakit yang semakin kompleks membutuhkan penanganan khusus dari konsultan atau subspesialis tingkat lanjut, sehingga pembukaan prodi Sp1 dan Sp2 menjadi penting.
Bagi instansi atau perusahaan yang ingin meningkatkan kompetensi SDM mereka, kampus juga menyediakan jalur khusus yang fleksibel.
“Unpad juga terbuka untuk kelas kerja sama. Jika ada lembaga yang bermaksud menyekolahkan stafnya, bisa dalam bentuk kelas kerjasama dengan added value adanya layanan tambahan sesuai resources Unpad yang dilakukan menyesuaikan dengan kebutuhan lembaga tersebut,” ujar Prof. Aliya.
Lebih lanjut Prof. Aliya memaparkan, Unpad telah menyediakan berbagai program pascasarjana dengan karakteristik khusus yang bisa dipilih calon pendaftar sesuai kebutuhannya masing-masing. Program tersebut antara lain:
Bagi Anda yang tertarik, Anda bisa memanfaatkan skema bantuan finansial lainnya. Di luar beasiswa internal Unpad, ada pula beasiswa dari pemerintah seperti beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), serta The Indonesian AID Scholarship (TIAS), Kemitraan Negara Berkembang (KNB) untuk mahasiswa internasional dari negara-negara berkembang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media