Megapolitan . 01/06/2026, 16:14 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan ambles di Jalan Lenteng Agung Raya yang mengarah ke kawasan Margonda, Depok. Kerusakan tersebut menyebabkan kemacetan panjang dan mengganggu mobilitas warga yang melintasi jalur penghubung Jakarta, Depok, dan Bogor.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya akan memberlakukan penutupan sementara pada ruas jalan tersebut untuk mendukung proses perbaikan yang dilakukan instansi terkait.
"Jadi kami akan melakukan penutupan jalan di wilayah Lenteng Agung dari jam 14.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB," kata Budi di lokasi pada Senin, 1 Juni 2026.
Menurut Budi, pekerjaan perbaikan ditargetkan selesai dalam waktu singkat sehingga jalur tersebut dapat kembali digunakan pada pagi hari berikutnya.
"Dan mereka (Dinas Sumber Daya Air) menjamin jam 05.00 pagi WIB itu sudah bisa dilintasi semuanya," ucap Budi.
Selain melakukan rekayasa lalu lintas, Dishub DKI juga akan memasang sejumlah spanduk informasi di beberapa titik strategis agar pengguna jalan mengetahui adanya penutupan sementara tersebut.
"Dan kami sudah menyiapkan tujuh spanduk, dua dari Depok, lima menuju Depok, di tempat-tempat strategis lainnya," ungkap dia.
Budi mengimbau masyarakat yang hendak menuju wilayah Depok untuk mencari jalur alternatif selama proses perbaikan berlangsung guna menghindari kepadatan lalu lintas.
"Yang ingin menuju ke arah Depok agar bisa berputar balik di Tapal Kuda atau di Universitas Pancasila dan menuju jalan Muhammad Kafi," pungkas Budi.
Sementara itu, salah seorang pengguna jalan bernama Putra mengaku memilih beralih menggunakan Commuter Line untuk menghindari kemacetan yang terjadi akibat kondisi jalan tersebut.
"Mau ga mau sekarang ini lebih sering naik kereta," ucap Putra saat ditemui di lokasi pada Senin, 1 Juni 2026.
Ia mengungkapkan kemacetan yang terjadi membuat waktu tempuh perjalanannya meningkat drastis. Jika biasanya dapat tiba di rumah dalam waktu kurang dari satu jam, kini perjalanan bisa memakan waktu hampir dua jam.
"Parah banget macetnya, biasanya 1 jam kurang sampe rumah, lah ini bisa 2 jam kurang baru sampe. Kan Kesel jadinya," ungkap Putra.
Putra berharap pemerintah segera menyelesaikan perbaikan mengingat ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur utama yang digunakan masyarakat dari dan menuju Depok maupun Bogor setiap hari.
"Ya harapan saya si semoga pemerintah cepat mengambil tindakan si. Itu aja," pungkas dia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media