Megapolitan . 02/06/2026, 16:02 WIB

Ijazah Hangus Jadi Simbol Duka Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Di antara puing-puing dan abu sisa kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, sejumlah ijazah SMA hangus ditemukan tergeletak di tanah. Dokumen tersebut menjadi gambaran nyata besarnya kerugian yang dialami warga akibat peristiwa tersebut.

Dari pantauan di lokasi, Selasa, 2 Juni 2026, sebagian lembar ijazah itu sudah rusak akibat terjangan api. Bagian tepinya tampak menghitam dan mengerut karena suhu panas yang tinggi. Meski demikian, beberapa informasi penting pada dokumen tersebut masih dapat dikenali, termasuk identitas pemilik dan keterangan kelulusan.

"Surat tanda tamat belajat SMA Swasta Yapenka-1," tertulis pada bagian dokumen yang masih tersisa.

Ijazah tersebut menjadi salah satu benda yang berhasil ditemukan setelah kebakaran meluluhlantakkan permukiman warga. Di tengah upaya para korban menyelamatkan sisa-sisa harta benda mereka, dokumen pendidikan itu menjadi simbol kehilangan yang lebih dalam dari sekadar kerusakan fisik bangunan.

Lembaran ijazah yang tersisa sebagian itu menunjukkan bahwa kebakaran tidak hanya menghanguskan rumah dan barang berharga, tetapi juga dokumen penting yang menyimpan perjalanan hidup seseorang.

Kini, di atas hamparan abu bekas permukiman, ijazah yang terbakar itu menjadi pengingat bahwa musibah tersebut turut menghilangkan identitas, kenangan, dan hasil perjuangan yang selama ini dijaga pemiliknya.

Warga Kembali ke Lokasi untuk Mencari Barang yang Tersisa

Meski api telah padam, suasana duka masih terasa di lokasi kebakaran. Tumpukan kayu gosong, seng yang melengkung akibat panas, dan puing-puing bangunan masih mendominasi pemandangan di kawasan tersebut.

Sejumlah warga tampak kembali mendatangi bekas rumah mereka yang kini nyaris rata dengan tanah. Dengan peralatan sederhana, mereka berusaha mencari barang-barang yang mungkin masih bisa digunakan atau memiliki nilai penting.

Sebagian warga terlihat mengangkat seng dan potongan kayu yang menutupi area bekas bangunan. Ada pula yang memilah berbagai benda yang ditemukan di antara reruntuhan, mulai dari peralatan rumah tangga hingga dokumen penting yang masih tersisa.

Momen haru tak terhindarkan ketika beberapa warga menemukan barang milik keluarga yang berhasil lolos dari kobaran api. Namun, banyak pula yang harus menerima kenyataan pahit karena sebagian besar harta benda mereka telah musnah.

Selain mencari barang berharga, sejumlah warga juga mulai membersihkan area bekas kebakaran. Mereka mengumpulkan material yang masih dapat dimanfaatkan dan menyingkirkan puing-puing agar proses pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih cepat.

Di tengah aktivitas tersebut, terlihat pula anak-anak yang berusaha mencari barang kesayangan mereka. Tangis seorang bocah pecah saat mengetahui barang favoritnya ikut hangus terbakar.

"Yah sepatu bola aku yang warna hijau udah hangus. Padahal baru beli. Belum dipakai," kata anak tersebut.

Bagi warga terdampak, perjuangan belum berakhir setelah api berhasil dipadamkan. Mereka kini harus menghadapi fase baru untuk menata kembali kehidupan, mengumpulkan sisa-sisa yang masih dapat diselamatkan, dan membangun harapan dari reruntuhan yang tersisa.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com