Megapolitan . 02/06/2026, 16:30 WIB

Rumah Ludes Terbakar, Puluhan Siswa Kemayoran Gagal UAS?

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akan memberikan kesempatan ujian akhir semester susulan bagi para siswa yang terdampak kebakaran di RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kebijakan tersebut diberikan karena sebagian pelajar kehilangan perlengkapan sekolah akibat rumah mereka hangus terbakar dalam insiden yang terjadi di kawasan padat penduduk tersebut. Padahal, Selasa, 2 Juni 2026, menjadi hari pertama pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) di sejumlah sekolah di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan, para siswa yang tidak dapat mengikuti ujian karena terdampak musibah akan diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan.

"Anak-anak yang mungkin pakaiannya, bukunya, tasnya, karena itu kita kasih kebijakan mereka bisa nyusul," kata Rano Karno saat mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran di Lapangan Yusuf Hamka, Selasa, 2 Juni 2026.

Berdasarkan data sementara, kebakaran yang terjadi di kawasan belakang Pasar Jiung menghanguskan 304 bangunan. Musibah tersebut berdampak kepada 354 kepala keluarga (KK) atau sekitar 679 jiwa.

Dari jumlah tersebut, tercatat 71 korban merupakan pelajar yang masih aktif bersekolah. Mereka terdiri atas 53 siswa sekolah dasar (SD), enam siswa sekolah menengah pertama (SMP), dan 22 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).

Selain memberikan kesempatan mengikuti ujian susulan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa yang kehilangan barang-barang penunjang pendidikan akibat kebakaran.

Dalam kunjungannya, Rano turut menyerahkan bantuan kebutuhan dasar dan bahan pangan kepada warga terdampak. Ia memastikan kebutuhan pokok para pengungsi saat ini telah terpenuhi.

"Kami turut menyalurkan paket sandang pangan natura (non-tunai) bagi masyarakat terdampak," ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan layanan pendampingan psikologis atau trauma healing bagi anak-anak penyintas kebakaran. Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mendirikan posko kesehatan untuk melayani kebutuhan medis para korban di lokasi pengungsian.

Di sisi lain, Rano mengungkapkan dugaan sementara penyebab kebakaran yang melanda permukiman tersebut berasal dari korsleting listrik.

"Analisa kita, kebakaran di Jakarta 95 persen diakibatkan karena korsleting," ungkap Rano di lokasi.

Menurutnya, instalasi listrik yang tidak memadai masih menjadi salah satu persoalan utama di kawasan permukiman padat penduduk. Penggunaan stopkontak secara berlebihan sering kali memicu panas berlebih yang berujung pada korsleting.

"Kadang-kadang dalam rumah seperti ini ada satu stopkontak dicolok 10 charger HP, kemudian buat segala macam, akibatnya inilah terjadi panas. Nah itu realita yang kita dapatkan," pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com