Secara umum, harga bensin di Thailand masih lebih mahal dibandingkan Indonesia dan Malaysia, tetapi jauh lebih murah dibandingkan Singapura.
Siapa yang Paling Murah dan Paling Mahal?
Jika melihat data harga BBM tahun 2026, maka urutan harga bensin dari yang termurah hingga termahal adalah:
- Malaysia (RON 95 Bersubsidi) – Rp8.758 per liter
- Indonesia (Pertalite) – Rp10.000 per liter
- Thailand (Gasohol 95) – sekitar Rp23.472 per liter
- Singapura (RON 95) – sekitar Rp47.490 hingga Rp50.348 per liter
Perbandingan ini menunjukkan betapa besar pengaruh kebijakan subsidi terhadap harga BBM yang dirasakan masyarakat. Negara yang masih memberikan subsidi besar seperti Malaysia dan Indonesia mampu menjaga harga bahan bakar tetap terjangkau.
Faktor yang Membuat Harga BBM Berbeda
Perbedaan harga BBM antarnegara tidak hanya ditentukan oleh harga minyak dunia. Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi, antara lain:
- Kebijakan subsidi pemerintah.
- Besaran pajak bahan bakar.
- Biaya distribusi dan logistik.
- Nilai tukar mata uang.
- Ketergantungan terhadap impor energi.
- Kebijakan energi nasional masing-masing negara.
Karena itu, meskipun sama-sama berada di kawasan Asia Tenggara, harga bensin yang dibayar masyarakat di setiap negara bisa berbeda sangat jauh.
Melihat data terbaru 2026, Malaysia masih menjadi negara dengan harga bensin termurah berkat subsidi pemerintah. Indonesia berada di posisi kedua dengan Pertalite sebagai BBM yang masih relatif terjangkau. Sementara itu, Singapura menjadi negara dengan harga bensin paling mahal di kawasan, sedangkan Thailand berada di posisi tengah dengan dominasi penggunaan gasohol berbasis etanol. (*)