Nasional . 14/06/2026, 18:33 WIB

Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Bebas Jual Beli Kursi

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto ditujukan khusus bagi keluarga miskin dan kelompok rentan secara sosial maupun ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat meninjau pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kota Pekanbaru, Minggu, 14 Juni 2026.

Gus Ipul mengungkapkan pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Fasilitas tersebut nantinya diproyeksikan mampu menampung lebih dari 1.000 peserta didik.

"Pada akhirnya setiap kabupaten dan kota akan memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Sekolah ini diperuntukkan bagi keluarga yang belum beruntung, keluarga tidak mampu, yang berada di desil satu dan desil dua," kata Gus Ipul.

Menurutnya, program Sekolah Rakyat juga menyasar anak-anak yang belum pernah bersekolah, putus sekolah, maupun mereka yang berisiko menghentikan pendidikan di tengah jalan.

Gus Ipul menekankan bahwa proses penerimaan siswa harus berjalan secara transparan dan bebas dari segala bentuk praktik titipan maupun transaksi yang tidak semestinya.

"Tidak boleh ada jual beli, tidak boleh ada bayar-membayar, tidak boleh ada titipan. Menteri tidak boleh titip, gubernur tidak boleh titip, bupati wali kota tidak boleh titip," tegasnya.

Ia menjelaskan, calon siswa yang diterima harus benar-benar memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Proses seleksi dilakukan melalui penjangkauan langsung oleh petugas kepada keluarga calon peserta didik.

"Nanti petugas akan menjangkau, berbicara dengan orang tua. Kalau orang tua setuju, baru ditetapkan kepala daerah dan diteruskan ke kami untuk ditetapkan resmi sebagai siswa Sekolah Rakyat," ujarnya.

Selain itu, Gus Ipul meminta seluruh tenaga pendidik dan pengelola Sekolah Rakyat menjalankan tugas dengan penuh empati serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam mendampingi siswa.

"Kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan lainnya harus bekerja dengan hati, di samping tetap menggunakan pedoman resmi yang sudah diberikan," katanya.

Ia juga mengaku senang melihat perkembangan para siswa setelah mengikuti proses pembelajaran selama hampir satu tahun. Menurutnya, banyak perubahan positif yang mulai terlihat dari para peserta didik.

"Anak-anak sekarang lebih percaya diri, lebih disiplin, lebih sehat dan punya semangat lebih besar untuk mencapai cita-citanya," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru atas dukungan yang diberikan terhadap program Sekolah Rakyat.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemprov Riau telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di kawasan Pasir Putih untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang direncanakan mulai dibangun tahun depan menggunakan anggaran APBN.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com