Senin Pagi Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.778 per Dolar AS

news.fin.co.id - 15/06/2026, 09:21 WIB

Senin Pagi Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.778 per Dolar AS

Kurs rupiah hari ini menguat tajam ke Rp17.778 per dolar AS pada Senin pagi.

fin.co.id — Kabar segar berembus dari pasar keuangan domestik pada awal pekan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin pagi bergerak merangkak naik secara meyakinkan. Rupiah tercatat melonjak sebesar 82 poin atau menguat sekitar 0,46 persen ke posisi Rp17.778 per dolar AS.

Performa apik ini memperlihatkan pemulihan yang signifikan jika kita bandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang sempat tertahan di level Rp17.860 per dolar AS.

Sebelum mencapai posisi ini, pergerakan rupiah sebenarnya sempat mengawali hari dengan sedikit tekanan di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF). Pada pembukaan pasar offshore tersebut, nilai tukar mata uang domestik sempat melemah 0,29 persen ke level Rp17.877 per dolar AS. Namun, rupiah tidak butuh waktu lama untuk memukul balik. Rupiah sukses membalikkan arah jarum jam hingga akhirnya menguat 0,21 persen dan bertengger di posisi Rp17.788 per dolar AS.

Langkah perkasa rupiah ini ternyata tidak sendirian. Penguatan di pasar luar negeri tersebut berjalan beriringan dengan pergerakan mata uang negara-negara tetangga di kawasan Asia yang kompak menghijau.

Advertisement

Berdasarkan data dari Bloomberg, won Korea Selatan memimpin reli dengan penguatan paling tajam sebesar 0,62 persen. Mengekor di belakangnya, ringgit Malaysia, dolar Taiwan, dolar Singapura, baht Thailand, yuan China, serta yen Jepang juga ikut menikmati angin segar di zona hijau.

Sentimen Damai AS-Iran Picu Harga Minyak Dunia Merosot

Lantas, apa yang membuat mata uang regional begitu bertenaga? Motor utama penggerak pasar kali ini berasal dari pasar komoditas global. Harga minyak mentah dunia, khususnya jenis Brent, kembali terpangkas cukup dalam hingga 3,93 persen dan mendarat ke level US$83,90 per barel.

Penurunan harga bahan bakar dunia ini menyusul keputusan besar Amerika Serikat dan Iran yang menyepakati kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang di antara mereka.

Langkah perdamaian ini membawa angin segar karena membuka peluang besar bagi kedua negara untuk mengoperasikan kembali Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran utama.

Kesepakatan perdamaian tersebut tentu saja menjadi sebuah oase dan kabar baik yang sangat dinantikan oleh para produsen energi di kawasan Teluk Persia serta industri pelayaran global.

Walaupun demikian, para pelaku pasar memahami bahwa masih terdapat sejumlah hambatan yang harus selesai sebelum lalu lintas kapal-kapal dagang dapat kembali normal seperti sedia kala.

Analisis Teknikal: Potensi Rupiah Tembus ke Level Rp17.500

Melihat pergerakan yang dinamis ini, mari kita intip proyeksi secara teknikal untuk perdagangan hari ini. Berdasarkan indikator pasar, rupiah memiliki potensi besar untuk melanjutkan tren penguatannya. Target pergerakan harian berpeluang besar mengarah pada rentang antara Rp17.840 hingga Rp17.800 per dolar AS.

Advertisement

Jika mata uang domestik berhasil menembus titik pertahanan (resistance) sebelumnya, maka level selanjutnya berpeluang terus menguat secara bertahap menuju angka Rp17.770 per dolar AS.

Sementara itu, apabila kita melihat peta tren jangka menengah atau dalam sepekan perdagangan ke depan, rupiah terkonfirmasi sedang membentuk pola pemulihan yang kuat (rebound). Ke depan, andai kata rupiah mampu menjebol garis tren saluran kuatnya (trendline channel) sekali lagi, maka target berikutnya berpotensi besar melesat menuju level Rp17.500 per dolar AS.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID