Megapolitan . 16/06/2026, 18:12 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Perdana Menteri Singapura, Senin, 15 Juni 2026. Pertemuan itu untuk membahas peluang penguatan kerja sama investasi antara Jakarta dan Singapura.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu topik utama yang dibahas adalah potensi investasi Singapura pada sektor transportasi di Jakarta. Beberapa proyek yang ditawarkan antara lain pengembangan Transit-Oriented Development (TOD) serta pembangunan MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4.
“Berinvestasi di Jakarta saat ini berarti memperoleh akses ke salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara," ujar Pramono dalam keterangan resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.
Menurut Pramono, masuknya investasi ke Jakarta tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi ibu kota dan Indonesia, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat perekonomian kawasan ASEAN serta memberikan manfaat bagi mitra regional, termasuk Singapura.
Ia menilai kerja sama investasi tersebut dapat menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan ekonomi sekaligus mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan. Dalam kesempatan itu, Pramono juga mendorong berbagai program transformasi perkotaan guna mempercepat langkah Jakarta menjadi kota global.
Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui sistem yang mudah, transparan, efisien, dan konsisten. Ia menyebut kepastian regulasi menjadi salah satu faktor utama yang dibutuhkan investor.
“Kami ingin para pelaku bisnis Singapura mengetahui bahwa Jakarta berkomitmen untuk mempermudah investasi, dengan aturan yang jelas, proses yang efisien, dan kebijakan yang konsisten," jelasnya.
Ia optimistis hubungan yang terjalin baik antara Jakarta dan Singapura akan menghasilkan manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua pihak. Pertemuan tersebut juga memperkuat komunikasi yang telah terbangun sejak Pramono dan Lawrence Wong sama-sama aktif di pemerintahan nasional masing-masing negara.
Saat itu, Pramono menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, sementara Lawrence Wong memegang sejumlah posisi penting di pemerintahan Singapura.
Pramono menambahkan, pengalaman panjangnya di pemerintahan menjadi modal penting dalam membangun komunikasi dengan berbagai mitra strategis, termasuk Singapura. Pengalaman tersebut juga membantunya menyelaraskan kebijakan nasional dengan pelaksanaan program di tingkat daerah guna memberikan kepastian bagi para investor.
“Pengalaman saya sebagai Sekretaris Kabinet selama dua periode dan kini sebagai Gubernur Jakarta memungkinkan saya menjembatani kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah. Hal ini penting untuk memberikan kepastian dan kepercayaan bagi para investor,” tandasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media