Nasional . 28/06/2026, 15:46 WIB

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Minta Akademisi Dalami Perkembangan Teknologi

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), tidak selalu membawa dampak positif bagi kehidupan manusia. Menurutnya, kemajuan teknologi yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan berbagai tantangan dan ancaman di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri penutupan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu, 28 Juni 2026. Ia menilai perkembangan AI saat ini berlangsung sangat cepat dan menjadi perhatian hampir seluruh negara di dunia.

"Sekarang AI, Artificial Intelligence. Hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan. Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning, bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia," kata Prabowo.

Presiden menjelaskan, perkembangan AI telah memasuki tahap yang sangat maju. Ia menyebut saat ini telah muncul jutaan agen AI yang dapat bekerja untuk kepentingan individu, kelompok, perusahaan, organisasi, bahkan negara tertentu.

"AI yang bekerja, berkarya untuk satu orang atau satu kelompok, satu korporasi, satu organisasi, satu negara atau satu dan konon kabarnya sekarang sudah ada 5 juta Agent AI dan mereka katanya sudah punya chat room sendiri, berbicara dalam bahasa kode mereka sendiri," ujarnya.

Menurut Prabowo, kemajuan tersebut menunjukkan bahwa manusia telah berhasil menciptakan teknologi dengan kemampuan yang sangat luar biasa. Bahkan, dalam sejumlah bidang tertentu, kemampuan mesin telah melampaui kemampuan manusia.

"Sekarang juara catur saja kalah sama mesin. Juara catur. Mesin sekarang bisa buat karya-karya luar biasa," imbuhnya.

Karena itu, Prabowo menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dan kalangan akademisi dalam mengkaji serta memahami perkembangan kecerdasan buatan secara lebih mendalam. Ia berharap pemanfaatan AI dapat diarahkan untuk mendukung kemajuan peradaban dan kesejahteraan umat manusia.

"Inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu," kata Prabowo.

Dalam pandangan Presiden, pengembangan teknologi harus selalu diiringi dengan kajian ilmiah, etika, dan kebijakan yang tepat agar manfaat AI dapat dioptimalkan tanpa menimbulkan risiko yang merugikan masyarakat di masa mendatang.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com