Terungkap! Ternyata Ini Biang Kerok Dana JKN BPJS Kesehatan Bengkak Rp17,13 Triliun di 2025

news.fin.co.id - 02/07/2026, 22:06 WIB

Terungkap! Ternyata Ini Biang Kerok Dana JKN BPJS Kesehatan Bengkak Rp17,13 Triliun di 2025

Pelayanan BPJS Kesehatan/Ilustrasi

Sepanjang 2025, total beban operasional dan kewajiban lainnya mencapai sekitar Rp7,17 triliun.

Rinciannya meliputi:

  • Cadangan penurunan nilai piutang iuran Rp1,07 triliun.

  • Kenaikan liabilitas cadangan kewajiban perlindungan jaminan sosial Rp82,33 miliar.

  • Beban operasional BPJS Kesehatan Rp5,98 triliun.

  • Beban lainnya Rp32,85 miliar.

Aset Dana JKN Turun Hampir 50 Persen dalam Dua Tahun

Defisit yang terus terjadi membuat posisi aset neto Dana JKN mengalami penurunan signifikan.

Pada akhir 2025, aset neto tercatat sebesar Rp30,03 triliun, turun 38,43 persen dibandingkan posisi akhir 2024 yang mencapai Rp48,79 triliun.

Bahkan jika dibandingkan dengan posisi awal 2024 sebesar Rp55,99 triliun, aset neto Dana JKN telah menyusut sekitar Rp25,95 triliun atau hampir 46,35 persen hanya dalam waktu dua tahun.

Di sisi lain, total aset Dana JKN juga mengalami penurunan dari Rp82,40 triliun menjadi Rp66,47 triliun.

Penurunan tersebut terutama dipicu merosotnya nilai investasi yang sebelumnya mencapai Rp42,52 triliun menjadi hanya Rp3,15 triliun.

Sementara itu, total liabilitas justru meningkat dari Rp33,61 triliun menjadi Rp36,44 triliun.

Kas BPJS Justru Naik Tajam

Menariknya, meski mengalami defisit besar, posisi kas Dana JKN justru meningkat cukup signifikan.

Kas dan setara kas pada akhir 2025 mencapai Rp57,24 triliun, meningkat sekitar 76,5 persen dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp32,42 triliun.

Kenaikan kas tersebut berasal dari aktivitas investasi.

Sepanjang tahun 2025, Dana JKN mencatat arus kas masuk bersih dari investasi sebesar Rp44,13 triliun, terutama berasal dari pelepasan investasi senilai Rp44,52 triliun.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID