Purbaya Ultimatum Bea Cukai: Tak Berbenah Setahun, DJBC Bakal Dibubarkan, Ini Penggantinya

news.fin.co.id - 04/07/2026, 20:28 WIB

Purbaya Ultimatum Bea Cukai: Tak Berbenah Setahun, DJBC Bakal Dibubarkan, Ini Penggantinya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 12 Desember 2025. Foto: Hasyim Ashari

fin.co.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pernyataan yang mengejutkan terkait masa depan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan ultimatum tegas agar institusi tersebut segera melakukan pembenahan.

Menurut Purbaya, apabila dalam waktu satu tahun tidak terlihat perbaikan yang signifikan di tubuh DJBC, maka pemerintah siap mengambil langkah ekstrem dengan membubarkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan menggantinya dengan perusahaan inspeksi internasional SGS (Société Générale de Surveillance).

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam sebuah wawancara yang diunggah di akun YouTube @curhatbang Deny Sumargo dan kemudian menjadi perhatian publik karena menyangkut salah satu institusi strategis di bawah Kementerian Keuangan.

Purbaya menegaskan bahwa wacana pembubaran DJBC bukan sekadar ide pribadi, melainkan merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, Presiden menginginkan reformasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan kepabeanan dan cukai agar praktik-praktik penyimpangan yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat dihentikan.

"Karena ancaman Presiden jelas, kalau dalam waktu setahun nggak ada perbaikan, Bea Cukai akan dibubarkan. Diganti sama SGS," ujar Purbaya.

Ultimatum tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak lagi memberikan toleransi terhadap berbagai persoalan yang selama ini dinilai menghambat efektivitas pelayanan dan pengawasan di sektor kepabeanan.

Seluruh Pegawai Berpotensi Diberhentikan

Purbaya mengungkapkan, apabila skenario pembubaran benar-benar dijalankan, maka konsekuensinya sangat besar.

Ia mengatakan sekitar 16.000 pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berpotensi diberhentikan dan sistem operasional akan digantikan dengan tenaga outsourcing melalui perusahaan inspeksi internasional.

Meski demikian, ia mengaku langkah tersebut bukanlah pilihan yang diinginkan.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID