Megapolitan . 07/07/2026, 23:38 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang karir besar-besaran dengan menyediakan sebanyak 3.299 lowongan kerja. Kesempatan emas ini hadir melalui ajang bursa kerja bertajuk Job Fair Tahap I Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026. Acara ini berlangsung secara tatap muka atau luring pada 7-8 Juli di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Syaripudin, membuka langsung pameran kerja ini pada hari Selasa. Pihak dinas berharap masyarakat bisa menyerap seluruh posisi kerja yang tersedia guna memperbaiki taraf hidup.
"Kami mengundang 37 perusahaan yang memberikan kesempatan sekitar 3.299 lowongan. Mudah-mudahan, seluruh lowongan tersebut dapat terserap semaksimal mungkin," kata Syaripudin, Selasa, 7 Juli 2026.
Syaripudin menegaskan bahwa penyelenggaraan bursa kerja tersebut merupakan langkah nyata pemerintah untuk mempertemukan para pencari kerja dengan korporasi yang sedang membutuhkan tenaga kerja baru. Melalui program ini, pemerintah juga berkomitmen untuk terus menekan angka pengangguran di wilayah Jakarta.
Berdasarkan data terbaru yang rilis, jumlah pengangguran terbuka di Jakarta saat ini mencapai sekitar 334 ribu orang. Angka tersebut sebenarnya menunjukkan tren positif karena sudah turun dari data tahun sebelumnya yang menyentuh kisaran 338 ribu orang. Sejalan dengan itu, tingkat pengangguran terbuka di ibu kota juga ikut menyusut dari 6,18 persen menjadi 6,05 persen.
Meski angka pengangguran melandai, Syaripudin mengakui bahwa tantangan besar masih ada. Pemerintah masih melihat adanya kesenjangan antara kompetensi atau keahlian yang para pencari kerja miliki dengan kriteria riil yang dunia usaha dan industri butuhkan.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemprov DKI Jakarta memberikan solusi nyata berupa program pelatihan kerja gratis. Warga bisa mengikuti kursus keahlian ini di berbagai pusat pelatihan yang tersebar di lima wilayah kota administratif. Setelah masa pembekalan selesai, para peserta akan mengikuti uji kompetensi khusus demi mendapatkan sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Bukan itu saja, pemerintah juga mengoperasikan fasilitas Mobile Training Unit (MTU). Armada khusus ini bergerak aktif memberikan program pelatihan langsung di tengah-tengah lingkungan pemukiman masyarakat.
Bagi masyarakat yang berminat ikut serta, sistem pendaftaran Job Fair tahun ini berjalan sangat praktis. Panitia mengawali proses registrasi secara daring (online) terlebih dahulu melalui situs resmi karir.jakarta.go.id, sebelum pelaksanaan agenda luring dimulai.
Mekanisme ini memudahkan para peserta yang memenuhi kualifikasi persyaratan untuk langsung mengikuti sesi wawancara langsung (walk-in interview) dengan pihak manajemen perusahaan di lokasi acara.
Kabar baiknya lagi, apabila proses rekrutmen belum rampung selama kegiatan tatap muka berlangsung, panitia akan tetap membuka sistem pendaftaran daring sampai dua pekan setelah acara luring selesai.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, ikut merinci bahwa ajang Career Fest Tahap I ini melibatkan 37 korporasi besar. Perusahaan yang bergabung berasal dari berbagai bidang usaha, mulai dari sektor telekomunikasi, ritel, logistik, farmasi, hingga industri makanan dan minuman.
"Posisi yang tersedia, antara lain data analyst, customer service agent digital, senior engineer, assistant store manager, hingga lowongan yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas," ujar Ali.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media