Megapolitan . 07/07/2026, 16:53 WIB

Pramono Prioritaskan Kenaikan Tarif Transjabodetabek ke Bandara

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan pembahasan penyesuaian tarif Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pramono mengatakan sejak meresmikan layanan Transjakarta rute Bandara Soekarno-Hatta, dirinya telah menyampaikan rencana penyesuaian tarif setelah layanan beroperasi selama tiga bulan. Namun hingga kini kebijakan tersebut belum juga diterapkan.

"Memang harus diambil keputusan terutama untuk Transjabodetabek yang ke bandara yang pada waktu itu saya janjikan dalam waktu tiga bulan akan kita umumkan. Ini sudah lebih dari tiga bulan," kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa, 7 Juli 2026.

Menurutnya, besaran tarif baru masih dibahas bersama DPRD DKI Jakarta. Salah satu usulan yang menjadi pertimbangan berasal dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).

"Untuk usulan dari dewan transportasi tentunya segera akan dikaji oleh Pemerintah DKI Jakarta. Saya sudah mendapatkan usulan tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, DTKJ mengusulkan tarif Transjabodetabek dinaikkan menjadi Rp10.000 dari tarif saat ini sebesar Rp3.500 per penumpang.

Usulan tersebut mendapat sorotan dari DPRD DKI Jakarta. Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli (MTZ) menilai kenaikan menjadi Rp10.000 terlalu tinggi dan dikhawatirkan membuat masyarakat di wilayah penyangga kembali memilih menggunakan kendaraan pribadi.

"Kalau Jakarta sendiri yang menetapkan Rp10.000, saya khawatir tujuan awal mengurangi kendaraan pribadi dari luar kota tidak tercapai," kata MTZ, Senin, 6 Juli 2026.

Di sisi lain, Ketua DTKJ Sugihardjo menilai tarif Rp10.000 masih tergolong terjangkau karena nantinya akan dibundel dengan layanan Transjakarta.

Dengan skema tersebut, penumpang Transjabodetabek tidak perlu lagi membayar tarif tambahan saat melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta.

DTKJ juga mengusulkan tarif Transjakarta yang tidak pernah naik sejak 2004 disesuaikan menjadi Rp5.000 per penumpang.

"Tapi juga kalau dilihat dari sekarang dia bisa menggunakan TransJakarta kan TransJakarta-nya sendiri kan udah Rp5.000 kan yang usulan kita. Berarti kan (Transjabodetabek) naiknya jadi Rp5.000 dari selama ini Rp3.500," kata Sugihardjo.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com