Internasional . 25/07/2026, 11:19 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id – Bangkai pesawat Pan American World Airways (Pan Am) Penerbangan 526A "Clipper Endeavor" akhirnya ditemukan di dasar Samudra Atlantik setelah hilang selama 74 tahun. Bangkai pesawat ditemukan di perairan lepas pantai utara Puerto Rico, dan penemuan tersebut diumumkan pada Juli 2026.
Pesawat jenis Douglas DC-4 itu mengalami kecelakaan pada 11 April 1952, sekitar 10 menit setelah lepas landas dari San Juan, Puerto Rico, menuju New York. Kecelakaan terjadi akibat kegagalan mesin yang memaksa pesawat jatuh ke laut.
Meski seluruh penumpang dan awak pesawat selamat dari benturan awal di permukaan air, hanya 17 orang yang berhasil diselamatkan. Sebanyak 52 orang lainnya meninggal dunia setelah pesawat tenggelam.
Bangkai pesawat ditemukan oleh tim Air/Sea Heritage Foundation yang bekerja sama dengan Deep Sea Vision. Proses pencarian dilakukan menggunakan teknologi sonar beresolusi tinggi dan drone bawah laut.
Pesawat ditemukan di kedalaman sekitar 609 meter. Berdasarkan hasil dokumentasi bawah laut, badan pesawat terlihat terbelah menjadi dua, sementara logo Pan Am pada bagian hidung masih tampak jelas meski telah berada di dasar laut selama puluhan tahun.
Penemuan ini sekaligus mengungkap kembali salah satu kecelakaan penerbangan bersejarah yang berdampak besar terhadap peningkatan standar keselamatan dunia.
Kecelakaan Pan Am Penerbangan 526A kemudian menjadi salah satu peristiwa yang mendorong perubahan prosedur keselamatan penerbangan, termasuk kewajiban demonstrasi penggunaan sabuk pengaman, jaket pelampung, serta tata cara evakuasi kepada penumpang sebelum pesawat lepas landas. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media