Di akhir tulisannya, Denny meminta Presiden Prabowo segera mengubah arah kebijakan dengan memperkuat pemberantasan korupsi, termasuk mengembalikan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Bapak Prabowo, kesempatan masih ada. Segera ubah arah negara. Berantas korupsi dari akar-akarnya. Salah satunya yang berlindung di dalam pagar-pagar Istana. Mereka itulah londo ireng yang sesungguhnya. Salah satu caranya: kembalikan lagi kekuatan KPK," katanya.
Denny menutup pesannya dengan mengingatkan Presiden agar tidak keliru membedakan kawan dan lawan.
"Jangan lagi keliru Bapak Presiden. Keliru membaca peta, mana kawan, mana lawan. Fatal akibatnya," pungkasnya. *