fin.co.id - Ledakan bom mengguncang sebuah restoran di pusat Kota Moskow, Rusia, pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026. Insiden yang terjadi di restoran Balzi Rossi itu menewaskan tiga orang dan menyebabkan 21 lainnya mengalami luka-luka.
Komite Antiterorisme Nasional Rusia menyatakan ledakan tersebut merupakan aksi pengeboman yang melibatkan alat peledak rakitan. Ledakan terjadi sekitar pukul 20.10 waktu setempat di dekat area teras luar restoran yang berada di kawasan Lapangan Kudrinskaya.
Restoran Balzi Rossi berlokasi di lantai dasar salah satu gedung ikonik Seven Sisters, deretan pencakar langit peninggalan era Josef Stalin yang dibangun pada 1950-an.
"Sebuah alat peledak rakitan meledak di sebuah restoran di Lapangan Kudrinskaya, Moskow, menewaskan tiga orang," kata Komite Antiterorisme Nasional Rusia, dikutip AFP, Minggu, 2 Agustus 2026.
Menurut komite tersebut, tiga korban meninggal terdiri atas seorang perempuan yang membawa alat peledak, seorang petugas keamanan yang berusaha menghentikannya, serta seorang pengunjung restoran.
Pihak berwenang menjelaskan perempuan yang identitasnya belum diungkap itu diduga hendak memasuki restoran sambil membawa paket berisi bom rakitan. Namun, alat peledak tersebut meledak sebelum ia berhasil masuk ke dalam bangunan.
Sebanyak 21 orang lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Hingga kini, otoritas Rusia masih menyelidiki identitas perempuan tersebut serta motif di balik aksi tersebut. Aparat juga belum memastikan apakah ledakan dipicu secara sengaja oleh perempuan itu atau dilakukan dari jarak jauh.
Harian bisnis Rusia, Kommersant, melaporkan penyidik menduga bom diledakkan menggunakan kendali jarak jauh. Berdasarkan penyelidikan awal, perempuan yang membawa paket tersebut kemungkinan tidak mengetahui bahwa barang yang dibawanya merupakan bahan peledak.
Laporan itu juga menyebut target serangan diduga merupakan tamu yang menghadiri acara makan malam privat di teras luar restoran. Acara tersebut dikabarkan dijaga dengan pengamanan ketat sehingga diduga berhasil mengurangi jumlah korban jiwa.
Bom yang digunakan disebut memiliki daya ledak setara sekitar satu kilogram TNT dan berisi bola-bola logam untuk memperbesar dampak ledakan.
Usai kejadian, tim investigasi, petugas forensik, kepolisian, hingga layanan darurat langsung diterjunkan ke lokasi di kawasan Presnensky, pusat Kota Moskow. Foto-foto yang beredar di kanal Telegram Rusia memperlihatkan sejumlah mobil ambulans dan kendaraan pemadam kebakaran memenuhi area sekitar restoran.
Saat ledakan terjadi, restoran Balzi Rossi diketahui sedang ditutup untuk umum karena digunakan sebagai lokasi acara jamuan makan privat.
Koki restoran, Carmine Alfieri, memastikan seluruh staf selamat dari insiden tersebut.
"Kami semua baik-baik saja, dan restoran serta dapur kami dalam kondisi sempurna. Hanya ada sedikit masalah di pintu masuk restoran," tulis Alfieri melalui akun Instagram miliknya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia telah beberapa kali mengalami serangan teror yang menyasar berbagai lokasi publik. *