Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas Hari Ini, Terdorong Melandainya Harga Minyak Dunia

news.fin.co.id - 03/08/2026, 09:28 WIB

Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas Hari Ini, Terdorong Melandainya Harga Minyak Dunia

Melandainya harga minyak memberi amunisi bagi rupiah.

Meski demikian, pasar masih menerima dukungan dari membaiknya data kontraksi ekspor dari 5,73% menjadi 0,4%. Dukungan struktural juga datang dari defisit fiskal yang terjaga rendah di level 0,76% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta berlanjutnya investasi di sektor infrastruktur.

Namun, laporan Samuel Sekuritas memberi catatan khusus terkait sejumlah risiko internal.

"Meningkatnya beban subsidi, melemahnya penerimaan pajak penghasilan korporasi, bertambahnya kebutuhan pembiayaan pemerintah daerah, serta penyesuaian program Makan Bergizi Gratis (MBG), masih berpotensi menggerus ruang fiskal pemerintah secara bertahap," sebut Samuel Sekuritas dalam laporan risetnya.

Samuel Sekuritas menambahkan bahwa investasi, program hilirisasi, dan transformasi ekonomi tetap menjadi pilar utama pertumbuhan jangka panjang Indonesia.

"Namun, perekonomian jangka pendek menjadi semakin terpapar pada suku bunga eksternal, harga minyak, pembatasan perdagangan, tekanan nilai tukar, dan persepsi institusional," sebut Samuel Sekuritas.

Guna menjaga stabilitas hingga akhir 2026, efektivitas serta kredibilitas kebijakan pemerintah dan otoritas moneter menjadi kunci utama.

Secara keseluruhan, rupiah berpeluang bergerak menguat terbatas hari ini berkat penurunan harga minyak dan penguatan mata uang Asia, terutama jika BPS merilis data perdagangan yang lebih baik dari ekspektasi pasar.

Analisis Teknikal Nilai Tukar Rupiah

Dari sudut pandang teknikal, pergerakan nilai tukar rupiah masih menyimpan potensi melemah akibat tertahan area resistance, meski rentang pelemahannya diprediksi terbatas.

Analis mencatat level support teknikal pergerakan rupiah sebagai berikut:

  • Support pertama berada di level Rp18.040/US$.
  • Target pelemahan kedua tertahan di kisaran Rp18.080/US$.

Jika kedua area tersebut tertembus (break), rupiah berisiko melanjutkan pelemahan menuju support terkuat harian hingga sepekan di level Rp18.170/US$.

Sebaliknya, jika rupiah menguat dengan volume transaksi yang membesar hingga menembus resistance, grafik pergerakan berpotensi menguji level Rp17.900/US$, dilanjutkan ke Rp17.800/US$, hingga target resistance potensial berikutnya di area Rp17.700/US$.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID