Profil Ichsan Porosi, Sekda Konawe Selatan yang Diduga Menabrak Adik Kandungnya
Profil Ichsan Porosi, Sekda Konawe Selatan yang jadi tersangka dugaan penganiayaan berat. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
fin.co.id - Nama Ichsan Porosi mendadak menjadi perhatian publik setelah aparat menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan berat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, itu diduga menabrak adik kandungnya sendiri saat terjadi penggerebekan terhadap dirinya yang disebut sedang berduaan dengan seorang wanita.
Profil Ichsan Porosi
Ichsan Porosi lahir di Ujung Pandang pada 3 Juni 1970. Sejak awal, ia menempuh pendidikan di bidang perencanaan wilayah dan pengembangan daerah.
Baca Juga
Ia menyelesaikan studi Program Studi Teknik Planologi di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Setelah itu, Ichsan melanjutkan pendidikan Magister Teknik di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Selain pendidikan formal, Ichsan juga mengikuti berbagai pelatihan kedinasan untuk mendukung kompetensinya sebagai aparatur sipil negara. Ia pernah mengikuti Prajabnas Golongan III di Diklat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Selanjutnya, ia mengikuti Kursus Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan di UGM.
Pengembangan kompetensinya terus berlanjut melalui Diklat PIM Tingkat III dan Diklat PIM Tingkat II di Lembaga Administrasi Negara. Pada 2017, Ichsan juga mengikuti pelatihan Regional Economic Development Strategy di University of California Los Angeles.
Perjalanan Karier Ichsan Porosi
Karier Ichsan Porosi di lingkungan pemerintahan berlangsung secara bertahap melalui berbagai posisi penting.
Pada 2001, ia mengawali jabatan sebagai Kepala Seksi Penataan Ruang di Dinas Tata Ruang, Tata Bangunan, dan Kebersihan Kabupaten Kendari. Posisi tersebut menjadi awal kiprahnya dalam bidang tata ruang dan pembangunan daerah.
Baca Juga
Setelah itu, Ichsan mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Statistik dan Pelaporan serta Kepala Bidang Fisik dan Prasarana di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Konawe Selatan.
Kariernya terus berkembang. Pada 2010, ia dipercaya memimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe Selatan sebagai kepala badan.
Selanjutnya, Ichsan kembali memperoleh kepercayaan untuk mengisi sejumlah jabatan strategis lainnya. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kemudian kembali memimpin BPBD Konawe Selatan.
Memasuki 2025, Ichsan sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. Setelah itu, pemerintah melantiknya sebagai kepala dinas definitif.
Masih pada tahun yang sama, tepatnya pada Agustus 2025, Ichsan kembali mendapat amanah sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Selatan.