Viral . 05/08/2026, 11:40 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan komentar sejumlah akun yang diduga merupakan tenaga kesehatan (nakes) terhadap seorang pasien pengguna BPJS Kesehatan. Komentar yang dinilai tidak berempati itu menjadi sorotan setelah pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan dikabarkan meninggal dunia.
Peristiwa ini bermula pada 22 Juli 2026 ketika Yurizal mengunggah keluhannya melalui akun Threads @yurizaltrich. Saat itu, ia mengaku telah menunggu kamar rawat inap selama delapan jam.
Dalam unggahannya, Yurizal sengaja tidak menyebut nama rumah sakit tempat dirinya menjalani perawatan.
"8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs," tulis Yurizal.
Curhatan Pasien Dibalas Komentar Pedas
Unggahan tersebut tidak sepenuhnya mendapat simpati. Sejumlah akun justru meninggalkan komentar bernada menghina dan merendahkan.
Beberapa komentar bahkan menyarankan Yurizal pindah ke ruang jenazah agar lebih cepat memperoleh kamar rawat. Ada pula komentar lain yang menyinggung penyakit serius hingga menyakiti diri dengan nada bercanda.
Berdasarkan informasi yang tercantum pada profil media sosial, sebagian akun diduga merupakan dokter, perawat maupun tenaga kesehatan. Meski demikian, identitas serta profesi para pemilik akun tersebut hingga kini belum seluruhnya dapat dipastikan.
Diduga Ada Pegawai RSUD dr Soekardjo yang Ikut Berkomentar
Perhatian publik kemudian tertuju pada salah satu akun berinisial NZ yang diduga merupakan pegawai RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Akun tersebut menjadi sorotan setelah diduga menuliskan komentar bernada kasar kepada Yurizal.
"Yuris org miskin harta miskin akal tp pgn di istimewain. 8 jam sangat sangat wajar apalagi kt lo itu RS rujukan nasional... boleh gue bilang sesuatu? LO GOBLOK BANYAK BACOT," tulis akun yang diduga nakes/petugas admin asal Tasikmalaya tersebut.
Meski rumah sakit tempat Yurizal dirawat bukan berada di Tasikmalaya, komentar tersebut terlanjur menyebar luas dan memicu kecaman warganet.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media