Internasional

Biadab! Warga Israel Tingkatkan Serangan pada Komunitas Badui di Ramallah, hingga Ribuan Kali

Serangan Israel terhadap komunitas Badui di Tepi Barat meningkat. Ribuan insiden terjadi dan puluhan komunitas dilaporkan tergusur.

Biadab! Warga Israel Tingkatkan Serangan pada Komunitas Badui di Ramallah, hingga Ribuan Kali
Serangan Israel terhadap komunitas Badui di Tepi Barat meningkat.

fin.co.id - Pihak pendudukan Israel dilaporkan meningkatkan serangan terhadap komunitas Badui Palestina di sebelah timur Ramallah, wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Organisasi pembela hak asasi manusia menilai tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menggusur warga Badui dari kawasan tempat mereka tinggal.

Organisasi Al-Baidar untuk Pembelaan Hak-Hak Badui menyampaikan pernyataan tersebut pada Jumat, 7 Agustus 2026. Menurut organisasi itu, serangan terbaru menyasar komunitas Arab al-Kaabneh di sebelah timur Desa Taybeh setelah insiden serupa terjadi pada Rabu malam.

Serangan Kembali Menyasar Komunitas Arab al-Kaabneh

Organisasi Al-Baidar menjelaskan bahwa pihak pendudukan kembali memasuki kawasan permukiman warga Badui dengan perlindungan tentara Israel. Serangan itu tidak hanya menyasar kawasan permukiman, tetapi juga berdampak langsung kepada warga yang tinggal di lokasi tersebut.

"Pihak pendudukan, di bawah perlindungan tentara Israel, menyerbu komunitas tersebut, menggiring kawanan domba mereka ke tengah permukiman warga Palestina, dan menyerang anggota keluarga Naif Kaabneh," ungkap organisasi tersebut.

Organisasi itu juga menilai serangan yang terus berulang bukan merupakan kejadian terpisah. Menurut mereka, aksi tersebut menjadi bagian dari tekanan yang terus ditingkatkan terhadap komunitas Badui di wilayah Tepi Barat.

"Serangan berulang ini merupakan bagian dari kebijakan tekanan maksimal Israel terhadap komunitas Badui, yang bertujuan untuk menggusur mereka secara paksa," tambahnya.

Ribuan Serangan dan Puluhan Komunitas Badui Terdampak

Komisi Palestina untuk Perlawanan terhadap Kolonisasi dan Tembok Pemisah mencatat peningkatan jumlah serangan sepanjang paruh pertama 2026. Data resmi menunjukkan pihak pendudukan melancarkan 3.488 serangan di berbagai wilayah Tepi Barat selama enam bulan pertama tahun ini.

Serangkaian serangan tersebut mengakibatkan 17 warga Palestina meninggal dunia. Selain itu, penggusuran secara total maupun sebagian terjadi terhadap 26 komunitas Badui dan penggembala di berbagai wilayah.

Komisi tersebut juga mencatat berdirinya 42 pos terdepan permukiman baru selama periode yang sama. Sebagian besar pos itu merupakan permukiman yang digunakan oleh para penggembala.

Situasi Tepi Barat Memburuk Sejak Perang Gaza

Menurut data yang disampaikan, intensitas serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat terus meningkat sejak dimulainya perang genosida Israel terhadap Gaza pada 8 Oktober 2023. Tentara Israel bersama pihak pendudukan disebut meningkatkan berbagai aksi di wilayah yang diduduki tersebut.

Data resmi Palestina menunjukkan serangan-serangan itu telah menyebabkan lebih dari 1.182 warga Palestina meninggal dunia dan sekitar 13.000 orang mengalami luka-luka. Selain itu, hampir 25.000 orang ditangkap, sementara kerusakan properti dalam skala luas juga terjadi di berbagai wilayah Palestina.

Berita Terkait