Nasional . 14/08/2026, 21:12 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Tim SAR gabungan memperluas pencarian terhadap lima penumpang yang diduga masih hilang setelah KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada hari ketiga operasi, petugas mengerahkan tiga kapal dan satu helikopter untuk menyisir wilayah perairan serta jalur udara.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan tim mengerahkan seluruh potensi SAR yang tersedia. Petugas juga membagi sektor pencarian secara terarah agar proses penyisiran dapat berjalan lebih optimal di tengah kondisi perairan yang menjadi tantangan dalam operasi.
"Kami mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, baik personel, alut (alat utama) laut maupun udara, dengan membagi sektor pencarian secara terarah. Sinergi lintas sektoral ini sangat krusial untuk mempercepat penemuan korban di tengah tantangan kondisi perairan," ujar Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, Jumat, 14 Agustus 2026.
Operasi SAR berpusat di Posko SAR Pelabuhan Lembar. Untuk memaksimalkan pencarian pada hari ketiga, tim gabungan membagi kekuatan alat utama SAR ke dalam beberapa area pencarian.
Tiga armada laut menjalankan penyisiran di perairan, sementara satu helikopter melakukan pencarian dari udara. Pembagian tersebut memungkinkan tim memperluas pemantauan di sekitar lokasi kejadian.
Pencarian melalui laut:
Pencarian melalui udara:
"Adapun area pencarian yaitu arah barat daya, selatan, dan sebelah timur dari lokasi kejadian," katanya.
Kepala Kantor SAR Mataram menjelaskan, berdasarkan Rencana Operasi (Renops) SAR yang dikeluarkan Kantor SAR Mataram, tim pada Jumat (14/8) memperluas penyisiran dengan mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) utama. Ketiga unit tersebut mencakup sektor perairan hingga jalur udara.
"Pencarian pada hari ketiga ini melibatkan pembagian search area secara terstruktur guna mengoptimalkan penyisiran di lapangan," ujarnya.
Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso turut memantau langsung jalannya operasi SAR di lapangan. Ia memantau operasi melalui Posko SAR sekaligus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media