Nasional . 14/08/2026, 21:12 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Operasi tersebut melibatkan banyak unsur SAR dari berbagai instansi. Keterlibatan lintas sektor tersebut mencakup unsur pencarian dan pertolongan, unsur keamanan, layanan kesehatan, hingga pihak yang berkaitan dengan pelabuhan.
Unsur yang terlibat antara lain Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru SGi Air Bali dan Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dinkes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.
Selain unsur tersebut, tim di lapangan juga mendapat dukungan dari sejumlah armada tambahan. Dukungan itu memperkuat pergerakan personel dalam melakukan pencarian sekaligus mendukung kebutuhan operasi SAR.
Armada dan kendaraan pendukung:
Hingga Kamis (13/8), tim SAR gabungan telah mengevakuasi 212 orang dari insiden KMP Putri Yasmin. Dari jumlah tersebut, 211 orang berhasil selamat, sedangkan satu orang meninggal dunia.
Setelah mengevakuasi ratusan korban, tim SAR kini memusatkan perhatian pada lima penumpang yang masih dilaporkan belum ditemukan. Petugas terus memperluas area penyisiran untuk meningkatkan peluang menemukan kelima korban tersebut.
Pada hari ketiga operasi, pencarian berlangsung melalui sektor laut dan udara dengan pembagian area yang lebih terstruktur. Tim gabungan juga terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk menyisir wilayah di sekitar lokasi kejadian, termasuk arah barat daya, selatan, dan timur.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media