Nasional . 14/08/2026, 22:34 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Pada Jumat, 14 Agustus 2026 pagi, gunung api tersebut tercatat mengalami delapan kali erupsi dalam enam jam, dengan tinggi letusan tertinggi mencapai 1,2 kilometer di atas puncak.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.24 WIB. Saat itu, visual letusan tidak teramati dan erupsi masih berlangsung ketika laporan dibuat.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menjelaskan rangkaian erupsi berlangsung sejak tengah malam hingga pagi hari. Erupsi kedua terjadi pada pukul 01.13 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 700 meter di atas puncak.
"Erupsi kedua terjadi pada pukul 01.13 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.
Setelah itu, Semeru kembali erupsi pada pukul 01.24 WIB. Pada erupsi ketiga tersebut, tinggi letusan mencapai sekitar 600 meter di atas puncak.
Aktivitas kemudian berlanjut dengan erupsi keempat pada pukul 04.38 WIB dan erupsi kelima pada pukul 04.57 WIB. Namun, petugas tidak mengamati visual letusan pada kedua erupsi tersebut.
Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas pada pukul 05.15 WIB. Kali ini, kolom letusan terlihat mencapai sekitar 1,2 kilometer di atas puncak atau sekitar 4.876 mdpl.
"Gunung Semeru kembali erupsi pukul 05.15 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1,2 kilometer di atas puncak atau 4.876 mdpl)," katanya.
Kolom abu dari erupsi tersebut tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang. Arah sebaran kolom abu mengarah ke selatan dan erupsi masih berlangsung ketika petugas membuat laporan.
Tidak lama kemudian, Semeru kembali erupsi pada pukul 05.25 WIB. Petugas mengamati tinggi letusan sekitar 800 meter di atas puncak, sedangkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan.
Erupsi kedelapan menyusul pada pukul 05.40 WIB. Tinggi kolom letusan saat itu mencapai sekitar 700 meter di atas puncak, sementara kolom abu kembali terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan.
"Saat laporan itu dibuat, erupsi Gunung Semeru masih berlangsung," ucap Liswanto.
Di tengah rangkaian erupsi tersebut, aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih berada pada Status Level III atau Siaga. Karena itu, masyarakat harus mengikuti rekomendasi dan menjauhi sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas gunung api.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media