Miris! Anggaran Pendidikan 2027 Tembus Rp820,9 Triliun, Tapi Gaji Guru Tak Naik! Purbaya Ungkap Alasannya!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah belum menyiapkan kebijakan kenaikan gaji bagi para guru, meskipun anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 mengalami peningkatan hingga Rp820,9 triliun.
Ada pula tunjangan profesi untuk sekitar 1,3 juta guru non-PNS.
Pemerintah juga berencana membangun tujuh Sekolah Unggul Garuda sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami juga akan membangun Sekolah Unggul Garuda dan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui (Program) Makan Bergizi Gratis,” ujar Purbaya.
MBG Masih Masuk dalam Anggaran Pendidikan
Salah satu komponen yang membuat pembahasan anggaran pendidikan 2027 menjadi menarik adalah keberadaan Program Makan Bergizi Gratis.
Baca Juga
Program tersebut masih tercantum dalam alokasi anggaran pendidikan 2027 dan ditujukan kepada sekitar 60 juta penerima manfaat.
Padahal, sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) telah memerintahkan agar anggaran MBG dipisahkan dari anggaran pendidikan.
Namun, putusan tersebut memberikan waktu kepada pemerintah untuk melakukan penyesuaian. Pemisahan anggaran tersebut paling lambat harus dilaksanakan dalam APBN 2028.
Artinya, untuk RAPBN 2027, pemerintah masih memiliki ruang untuk memasukkan MBG dalam struktur anggaran pendidikan sebelum kewajiban pemisahan tersebut sepenuhnya diterapkan.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat perlu melihat rincian anggaran pendidikan secara keseluruhan. Angka Rp820,9 triliun memang sangat besar, tetapi penggunaannya tersebar ke banyak program.
Baca Juga
Bukan Cuma Gaji, Tunjangan Guru Tetap Dianggarkan
Meskipun belum ada rencana menaikkan gaji guru, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran untuk sejumlah skema tunjangan bagi tenaga pendidik.
Salah satunya adalah tunjangan profesi bagi guru non-PNS yang jumlah penerimanya mencapai sekitar 1,3 juta orang.
Selain itu, terdapat tunjangan profesi untuk sekitar 1,7 juta guru ASN daerah.
Pemerintah juga menyiapkan tambahan penghasilan bagi sekitar 20 ribu guru ASN daerah.