Megapolitan . 15/08/2026, 15:33 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada sejumlah Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) atas kontribusinya dalam menjaga ketersediaan dan mutu pelayanan darah bagi pasien.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara apresiasi BDRS se-DKI Jakarta yang berlangsung di Gedung Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani mengatakan pelayanan darah merupakan proses kemanusiaan yang melibatkan banyak unsur, mulai dari pendonor sukarela, Unit Donor Darah (UDD) PMI, hingga rumah sakit melalui BDRS.
Menurut Beky, darah memiliki posisi yang sangat penting karena tidak dapat dibuat secara sintetis maupun diproduksi oleh pabrik. Ketersediaannya sepenuhnya bergantung pada manusia, terutama para pendonor.
“Karena itu, pelayanan darah sesungguhnya merupakan sebuah rantai kemanusiaan yang panjang. Dimulai dari kebaikan seorang pendonor, dilanjutkan dengan proses pengolahan dan penyediaan darah di UDD PMI, hingga akhirnya darah tersebut diberikan kepada pasien melalui pelayanan di rumah sakit,” ujar Beky dalam sambutannya.
Ia menjelaskan BDRS berada pada bagian penting dalam rantai tersebut. Institusi ini berperan memastikan darah yang dibutuhkan pasien tersedia dengan aman, tepat waktu, bermutu, serta sesuai kebutuhan medis.
Beky menegaskan pemberian penghargaan bukan semata-mata untuk menentukan BDRS terbaik. Momentum tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas kinerja yang telah dilakukan serta sarana memperkuat kerja sama antara PMI dan rumah sakit.
“Keberhasilan pelayanan darah bukanlah keberhasilan PMI sendiri, dan bukan pula keberhasilan rumah sakit sendiri. Keberhasilan itu adalah keberhasilan kita bersama dalam memastikan pasien mendapatkan darah yang dibutuhkan pada saat yang tepat,” katanya.
Tiga Hal yang Perlu Diperkuat
Dalam kesempatan itu, Beky menyebut terdapat tiga aspek yang perlu terus mendapat perhatian dalam pelayanan darah di Jakarta. Ketiganya adalah kolaborasi PMI dengan rumah sakit, peningkatan kualitas layanan BDRS, serta penguatan kegiatan donor darah rutin di lingkungan rumah sakit.
Ia berharap hubungan kerja antara PMI dan rumah sakit semakin terbuka dan responsif sehingga kebutuhan darah bagi pasien dapat ditangani secara optimal.
Selain itu, BDRS di seluruh Jakarta diminta mempertahankan standar pelayanan agar darah yang diberikan kepada pasien tetap aman dan berkualitas.
“Penghargaan yang diberikan hari ini hendaknya tidak menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan dari waktu ke waktu,” ujar Beky.
Ia juga mengajak rumah sakit berperan aktif dalam kegiatan donor darah secara berkala. Selain menjadi bagian dari aksi kemanusiaan, donor darah rutin dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah PMI.
Dinkes Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media