Bahlil Tegaskan Fraksi Golkar Wajib Kawal RAPBN 2027, Harus Sejalan dengan Program Pemerintah
Bahlil meminta Fraksi Golkar mengawal RAPBN 2027 agar alokasi anggaran sejalan dengan program pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Bahlil juga menegaskan bahwa para menteri dari Partai Golkar tidak perlu menganggap kritik atau koreksi dari parlemen sebagai bentuk ketidakdukungan terhadap pemerintah. Sebaliknya, ia menilai kritik dan koreksi perlu menjadi bagian dari upaya memberikan masukan untuk memperbaiki pelaksanaan program.
"Tanggung jawab kita semua untuk memberikan masukan yang konstruktif dalam rangka perbaikan," tuturnya.
RAPBN 2027 Fokus pada Delapan Program Prioritas Nasional
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan RAPBN tahun 2027 akan berfokus pada delapan program kerja prioritas nasional (PKPN). Delapan prioritas tersebut mencakup sejumlah sektor yang menjadi arah utama kebijakan pemerintah.
Kedelapan program itu meliputi kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan terhadap bencana; penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan.
Baca Juga
Presiden menjelaskan bahwa delapan prioritas tersebut juga mendapatkan dukungan melalui sejumlah agenda penguatan pemerintah. Dukungan itu mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi.
“Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi,” kata Presiden dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Jumat.
Presiden menegaskan bahwa capaian pada semester pertama 2026 menjadi pijakan pemerintah dalam menyusun RAPBN 2027. Karena itu, pemerintah menyusun arsitektur anggaran 2027 dengan mempertimbangkan capaian tersebut.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan, Presiden mengatakan RAPBN 2027 tetap dirancang secara ekspansif. Pemerintah juga menyusun anggaran tersebut secara kolaboratif, terarah, dan terukur.
Untuk itu, imbuh Presiden, arsitektur RAPBN tahun 2027 didesain tetap ekspansif secara kolaboratif, terarah, dan terukur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan sejahtera lebih cepat.