Nasional

Kejar Target Jadi Pusat Politik 2028, IKN Bakal Diguyur Rp257 Triliun, Dari Mana Sumbernya?

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut pemerintah di tengah target besar menjadikan Nusantara sebagai pusat politik Indonesia pada 2028.

Kejar Target Jadi Pusat Politik 2028, IKN Bakal Diguyur Rp257 Triliun, Dari Mana Sumbernya?

Skema ini mencakup pembangunan hunian serta jalan dan jaringan utilitas lainnya.

Untuk pembangunan hunian, OIKN mencatat terdapat tujuh pemrakarsa yang terlibat.

Mereka terdiri atas:

Jika proyek-proyek tersebut berjalan sesuai rencana, hunian yang dibangun melalui skema KPBU akan menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung kebutuhan tempat tinggal bagi aparatur dan pekerja di kawasan IKN.

Pembangunan Jalan KPBU Capai Puluhan Kilometer

Selain hunian, skema KPBU juga digunakan untuk membangun jalan dan jaringan utilitas pendukung.

Terdapat enam pemrakarsa yang terlibat dengan total panjang proyek yang tersebar di berbagai kawasan IKN.

Rinciannya antara lain:

  • PT Sumber Mitra Jaya: 17,67 kilometer;

  • CSCEC: 31,36 kilometer;

  • PT Adhi Karya: 15,48 kilometer;

  • Nindya-Brantas: 21,67 kilometer;

  • CHEC-IJM: 26,9 kilometer;

  • Guangxi-DMT: 21,04 kilometer.

Keterlibatan perusahaan dalam pembangunan tersebut memperlihatkan bahwa strategi pembangunan IKN memang diarahkan menggunakan berbagai sumber pembiayaan.

Dengan demikian, pemerintah tidak harus menanggung seluruh biaya pembangunan melalui APBN.

67 Investor Swasta Masuk ke IKN

Selain KPBU, investasi swasta juga menjadi bagian penting dari strategi pembangunan IKN.

Nilai investasi swasta yang tercatat mencapai Rp74,54 triliun, dengan sekitar 67 investor terlibat dalam berbagai sektor.

Berita Terkait