Pendidikan . 18/08/2026, 15:26 WIB

Peluang Emas! Pemkab Batang Gandeng ITEA Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Gratis ke Tiongkok

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id — Pemerintah Kabupaten Batang menggandeng International Trans Education Association (ITEA) untuk membuka peluang emas bagi pelajar Kabupaten Batang yang ingin mengenyam pendidikan tinggi di Tiongkok. Langkah strategis ini bertujuan memperluas akses pendidikan internasional sekaligus mendongkrak nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut.

Kebijakan ini selaras dengan berdirinya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang terus mendatangkan berbagai penanaman modal asing. Pemkab Batang menilai penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten menjadi kunci utama untuk menjawab tantangan industri global.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Batang, Eni Triwiyanti, menegaskan pentingnya kesiapan SDM lokal di tengah pesatnya investasi asing.

“Kita harus akui Batang itu sudah menjadi Global Value Chain, maksudnya sudah menjadi rantai pasok industri global. Yang kita tawarkan tidak hanya lokasi yang strategis, tapi juga SDM yang kompeten,” kata Eni Triwiyanti, Selasa, 18 Agustus 2026.

Lewat program kolaborasi ini, para pelajar asal Batang berkesempatan meraih fasilitas kuliah gratis (tuition fee) serta akomodasi tempat tinggal gratis (dormitory) di Tiongkok. Peserta yang lolos seleksi hanya perlu menanggung biaya hidup harian yang tergolong terjangkau.

Eni memaparkan perbandingan estimasi biaya hidup tersebut dengan biaya pendidikan di dalam negeri.

“Pelajar yang lolos seleksi cukup membayar living cost, biaya kehidupan di sana, yang nominalnya kurang dari 2 juta untuk satu orang per bulan. Kalau dibandingkan dengan biaya pendidikan di Indonesia, terutama di kota besar, itu bisa jadi hampir sama atau lebih murah,” jelasnya.

Dukungan Dana Stimulan dari Pemkab Batang

Pemkab Batang tidak hanya mengandalkan fasilitas dari ITEA, melainkan juga menyiapkan dana stimulan untuk memfasilitasi keberangkatan 10 orang calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang telah lolos seleksi perguruan tinggi. Bantuan tersebut mencakup biaya pendampingan, medical check up, hingga pengurusan visa dan paspor.

Eni juga menambahkan, bahwa kesempatan ini terbuka luas bagi seluruh pelajar yang memenuhi syarat seleksi.

“Meski penerima insentif dari Pemkab Batang hanya sebanyak 10 orang, kuota keberangkatan pada dasarnya tidak dibatasi oleh pihak penyelenggara. Pelajar yang lolos seleksi perguruan tinggi di Tiongkok tetap dapat berangkat secara mandiri tanpa harus tergantung pada insentif pemerintah daerah,” terangnya.

Program beasiswa internasional ini akan mulai berjalan pada tahun 2027 dengan target pemberangkatan tahun pertama sebanyak 30 orang. Meski demikian, pihak penyelenggara menekankan bahwa semakin banyak pelajar yang diterima di perguruan tinggi China melalui skema beasiswa ini, tentu hasilnya akan semakin bagus bagi kemajuan daerah.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com