Guru PPPK Dapat Kesempatan Jadi PNS, Seleksi Dibuka Awal 2027, Apa Saja Syaratnya?
Pemerintah memastikan guru PPPK akan diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pendaftaran seleksi tersebut diperkirakan mulai dibuka pada awal 2027.
Selain memberikan kesempatan kepada guru PPPK untuk mengikuti seleksi PNS, pemerintah juga tengah menyelesaikan persoalan PPPK paruh waktu.
Rini mengungkapkan saat ini terdapat 955.245 guru yang berstatus PPPK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 231.246 orang merupakan guru yang berstatus PPPK paruh waktu.
Pemerintah menyiapkan mekanisme agar PPPK paruh waktu tersebut memperoleh kesempatan menjadi PPPK penuh waktu pada 2027.
Kebijakan ini cukup penting bagi tenaga pendidik yang selama ini masih berada dalam skema paruh waktu. Perubahan status menjadi PPPK penuh waktu diharapkan memberikan kepastian yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sebagai tenaga pendidik.
Baca Juga
Namun, seperti halnya perubahan status kepegawaian lainnya, mekanisme dan persyaratan pengangkatan tetap perlu menunggu ketentuan resmi pemerintah.
Kebutuhan Guru Nasional Capai 526.689 Formasi
Di tengah rencana penataan status guru PPPK, pemerintah juga menghadapi tantangan besar berupa kebutuhan tenaga pendidik di berbagai daerah.
Berdasarkan proyeksi pemerintah, kebutuhan guru nasional mencapai 526.689 formasi.
Jumlah tersebut tidak hanya berkaitan dengan sekolah umum yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kebutuhan guru juga mencakup satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama serta sejumlah program pendidikan baru pemerintah.
Rini mengatakan kebutuhan tersebut termasuk untuk Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.
Baca Juga
“Dan kebetulan pada saat ini ada proyeksi kebutuhan untuk pemenuhan untuk guru nasional itu sebanyak 526.689 formasi,” ujar Rini.
Menurut dia, kebutuhan tersebut mencakup guru di lingkungan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Sekolah Rakyat, hingga Sekolah Garuda.
Besarnya kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa persoalan kekurangan guru masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Distribusi guru juga menjadi tantangan karena kebutuhan tenaga pendidik tidak selalu berada di wilayah yang sama dengan konsentrasi guru yang tersedia.
Kebutuhan guru nasional ke depan juga semakin berkembang seiring dengan munculnya sejumlah program pendidikan baru.
Sekolah Rakyat menjadi salah satu program yang membutuhkan dukungan tenaga pendidik. Begitu pula Sekolah Garuda yang diarahkan untuk memberikan layanan pendidikan berkualitas bagi peserta didik dengan potensi dan prestasi tertentu.