Internasional . 25/08/2026, 16:38 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Sebagai catatan sejarah, Hay'at Tahrir al-Sham merupakan salah satu kelompok bersenjata paling terkemuka yang menentang pasukan Bashar Assad selama perang saudara Suriah. Kelompok ini dipimpin oleh Sharaa, yang menjadi presiden Suriah setelah penggulingan Assad.
Dinamika politik kawasan ini melaju cepat pasca jatuhnya rezim Assad pada bulan Desember 2024 dan upaya-upaya yang dilakukan Sharaa setelahnya untuk menstabilkan negara tersebut. Sharaa melakukan kunjungan bersejarah ke Gedung Putih pada bulan November lalu, yang merupakan kunjungan pertama oleh seorang pemimpin Suriah sejak kemerdekaan negara itu pada tahun 1946.
Kunjungan ini menyusul pertemuan sebelumnya dengan Trump di Riyadh pada bulan Mei 2025, yang berlangsung tak lama sebelum Washington mencabut sanksi Caesar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media